Jakarta (ANTARA) - Pemerintah resmi menerapkan kebijakan transformasi budaya kerja nasional dan efisiensi energi yang mulai berlaku pada 1 April 2026 sebagai bagian dari strategi penyesuaian menghadapi dinamika global sekaligus penguatan ketahanan ekonomi nasional.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa langkah pemerintah ini dilakukan dalam kondisi ekonomi nasional yang stabil dengan stok bahan bakar minyak (BBM) yang aman serta kondisi fiskal negara tetap terjaga.
"Kebijakan transformasi budaya kerja dan efisiensi energi berlaku 1 April 2026," ujar Teddy melalui Instagram Sekretariat Kabinet sebagaimana dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Teddy menjelaskan situasi saat ini menjadi sebuah pendorong adanya perubahan budaya kerja dan pola konsumsi energi masyarakat agar lebih efisien, produktif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Salah satu kebijakan utama yang diterapkan adalah pemberlakuan work from home (WFH) nasional bagi aparatur sipil negara (ASN) selama satu hari dalam satu minggu, yakni setiap Jumat.
Baca juga: Seskab: Pemerintah ajak masyarakat dukung transformasi budaya kerja
Pemerintah juga menganjurkan dunia usaha dan sektor swasta untuk mengikuti kebijakan serupa sebagai bagian dari upaya digitalisasi pelayanan, pengurangan mobilitas, serta penghematan konsumsi energi nasional.
Meski demikian, pemerintah memastikan pelayanan publik dan sektor strategis tetap berjalan normal dengan sistem work from office (WFO).
Sektor kesehatan, keamanan, kebersihan, industri dan produksi, energi, air, distribusi bahan pokok, makanan dan minuman, perdagangan, transportasi, logistik, serta sektor keuangan tetap beroperasi penuh. Kegiatan pendidikan juga tidak mengalami perubahan dan tetap berlangsung melalui pembelajaran tatap muka.
Lebih lanjut, pemerintah juga melakukan efisiensi besar-besaran pada belanja negara. Perjalanan dinas dalam negeri dikurangi hingga 50 persen, sementara perjalanan dinas luar negeri dipangkas hingga 70 persen.
Pemerintah membatasi penggunaan kendaraan dinas serta mendorong aparatur negara untuk memanfaatkan transportasi publik.
Baca juga: Prabowo bertemu 13 bos perusahaan besar Jepang untuk perkuat investasi
Langkah efisiensi ini juga diikuti kebijakan refocusing anggaran sebesar Rp121 triliun hingga Rp130 triliun yang dialihkan ke berbagai program prioritas nasional, termasuk pemulihan wilayah Sumatera.
Pada sektor energi, pemerintah menetapkan pembelian BBM subsidi menggunakan sistem barcode melalui aplikasi MyPertamina dengan batas maksimal pembelian 50 liter per hari bagi kendaraan non-angkutan umum.
"Harga BBM subsidi dan non subsidi tidak ada perubahan," kata Teddy.
Ia menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pelaksanaannya dilakukan lima hari dalam seminggu, kecuali untuk kelompok tertentu seperti asrama, daerah 3T, dan daerah dengan stunting tinggi. Kebijakan ini diperkirakan menghasilkan potensi efisiensi anggaran hingga Rp25 triliun.
Teddy menegaskan bahwa kebijakan transformasi budaya kerja dan efisiensi energi bersifat dinamis, serta terus dievalusi sesuai dengan kondisi nasional dan global.
"Sekali lagi, pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha mari terus berpartisipasi dalam mendukung langkah-langkah transformasi budaya kerja ini, mari tetap tenang, mari tetap produktif. Dan apa yang disampaikan di sini sifatnya dinamis, nanti apabila ada perubahan pasti akan disampaikan oleh pemerintah secara cepat," pungkas Teddy.
Baca juga: Prabowo saksikan 10 MoU Indonesia-Jepang dengan nilai Rp384 triliun
Baca juga: Seskab: Prabowo dan Kaisar Naruhito bahas investasi hingga lingkungan
Baca juga: Seskab: Presiden Prabowo-PM Anwar diskusi geopolitik selama tiga jam
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































