Satu unit rumah tertimbun longsor di Ngungun Agam

1 month ago 17
Curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu saat evakuasi korban tertimbun material tanah longsor

Lubuk Basung (ANTARA) - Satu unit rumah di Labuah Sampik, Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tertimbun tanah longsor, Selasa.

Longsor itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB yang mengakibatkan tiga penghuni rumah mengalami patah tulang dan luka-luka.

Koordinator Lapangan Basarnas Padang Atta Priyono di Lubuk Basung, Selasa, mengatakan ketiga korban atas nama Yusmaniar (68), Nayla (16) dan Indah (14).

"Nayla mengalami patah tulang pada kaki, sehingga dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung dan dua korban lainnya mengalami luka-luka sehingga dibawa ke Klinik Dewi Padang Tarok, Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan," katanya.

Baca juga: Pemkab Bandung sediakan hunian sementara bagi KK terdampak longsor

Ia mengatakan, ketiga korban tertimbun material tanah longsor yang menimbun rumah korban.

Saat kejadian, tambahnya korban berada di dalam rumah dan tanah longsor menimbun rumah korban.

Dia menyebutkan pihaknya mengalami Kendala dalam mengevakuasi korban, karena material tanah longsor masih turun, sehingga tim yang mengevakuasi yang berasal dari Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat kesulitan evakuasi korban.

"Curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu saat evakuasi korban tertimbun material tanah longsor,, sehingga material tanah longsor masih turun" katanya.

Baca juga: BNPB pastikan logistik untuk bencana didistribusikan maksimal 2x24 jam

Selain itu, juga mengakibatkan material tanah longsor menimbun badan jalan beberapa titik tidak jauh dari lokasi rumah tersebut.

Sementara Kabag Operasional Polres Agam Kompol Bezaliel Mendrofa menambahkan badan jalan tertimbun material tanah longsor dan ada yang amblas sehingga arus lalu lintas jalan provinsi dari Padang Koto Gadang menuju Bukittinggi terputus.

"Kendaraan tidak bisa melewati daerah itu, karena ada dua titik tanah longsor," katanya.

Untuk membersihkan material tanah longsor, dikerahkan satu unit alat berat ekskavator, sehingga jalan sudah bisa dilalui kendaraan.

Dengan kondisi itu, ia mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati jalan tersebut, karena tanah masih labil.

Baca juga: 1.050 huntara untuk korban bencana Sumatra telah dibangun

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |