Jakarta (ANTARA) - Jenama pewter atau kerajinan dari timah ternama asal Malaysia, Royal Selangor dalam merayakan perjalanan ke-140 tahun dengan peluncuran koleksi terbaru membawa paduan warisan dan gaya modern.
Mengusung bertajuk “Autumn/Winter Collection 2025 and Chinese New Year 2026 – The Year of the Horse”, koleksi terbaru ini menampilkan keahlian tinggi para perajin Royal Selangor dalam menggabungkan nilai warisan dan sentuhan kontemporer.
Koleksi terbaru itu memperkenalkan tujuh produk terbaru yakni: The Year of the Horse 2026, Melon Tea Pot, Warisan II, Sculptura III, Savoy II, DC – Superman Bust, Marvel – Spiderman Plaque.
“Sebagai bagian dari kampanye ulang tahun ke-140, koleksi ini merupakan penghargaan bagi semua orang. Dari perajin timah, desainer, hingga pendongeng dan kolaborator," kata Chen Tien Yue, Direktur Eksekutif Royal Selangor, dalam keterangan pers diterima, Senin.
Royal Selangor telah hadir di Plaza Indonesia menjadi toko pertama di Jakarta dan rencananya akan membuka toko kedua di Jakarta pada tahun depan serta gerai di Surabaya ke depannya.
Baca juga: Perajin OAP menikmati bantuan otonomi khusus
Fransiska Remila, Head of Commercial PT Royal Stardom Indonesia menjelaskan varian untuk tahun depan, yakni The Year of the Horse 2026 mempunyai produk utama yakni Limited Edition TheYear of Horse Plaque dan Patung Kuda, yang dibuatdari timah berkualitas tinggi dan dilapisi emas 24K.
Plaque ini terbatas hanya diproduksi 1.000 untuk seluruh dunia, masing-masing diberi nomor unik, disertai sertifikat keaslian dan tempat grafir untuk pesan pribadi.
Koleksi ini memberikan simbol dari energi tanpa batas, ambisi, dan keberanian. Terinspirasi dari legenda Perlombaan Agung Kaisar Giok, koleksi ini menampilkan motif ikonik seperti ombak, awan, dan batu bergaya klasik yang melambangkan penyeberangan sungai surgawi yang menempatkan Kuda dalam jajaran zodiak Cina.
“Kehadiran kami di Plaza Indonesia menunjukkan bahwa target pasar Royal Selangor memang untuk orang-orang yang menghargai seni," ujar Fransiska Remila.
Baca juga: Kemenperin dorong perluasan pasar IKM kerajinan logam pacu daya saing
Baca juga: Kementerian UMKM undang perajin batik ciprat Situbondo ikut pameran
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































