Rombongan terakhir jamaah calon haji asal Karawang diberangkatkan

10 hours ago 8

Karawang (ANTARA) - Jamaah calon haji asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat dari Kelompok Terbang (Kloter) 27 menjadi rombongan terakhir yang diberangkatkan Kementerian Haji dan Umrah setempat dari Islamic Center Karawang ke Tanah Suci Makkah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Karawang, Rojak, di Karawang, Selasa, mengatakan calon haji asal Karawang yang tergabung dalam Kloter 27 ini berjumlah 19 orang.

Jamaah calon haji asal Karawang dari Kloter 27 ini bergabung dengan jamaah calon haji dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor untuk melengkapi kuota keberangkatan.

Ia memastikan, meski jamaah calon haji Kloter 27 ini bergabung dengan daerah lain, koordinasi teknis telah dimatangkan agar para jamaah calon haji tetap mendapatkan pelayanan maksimal.

"Kloter 27 ini adalah rombongan terakhir yang diberangkatkan. Jumlah dari Karawang hanya berjumlah 19 orang," katanya.

Baca juga: Ketua MPR RI nilai pelayanan haji Arab Saudi terus meningkat

Menurut dia, keberangkatan jamaah calon haji Kloter 27 ini sekaligus menandai kesuksesan fase awal pemberangkatan haji tahun 2026 di Karawang.

Pihak penyelenggara menilai peran TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten sangat krusial dalam menjaga ritme pemberangkatan tetap kondusif.

"Alhamdulillah berjalan lancar dan saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak," katanya.

Disebutkan, dukungan dari berbagai instansi terkait membuat proses dari kloter pertama hingga terakhir ini berjalan tanpa hambatan berarti.

Sementara itu, pada musim haji tahun ini jamaah calon haji asal Karawang terbagi dalam lima kloter, yakni Kloter 4 yang sebelumnya telah diberangkatkan pada Jumat, 24 April 2026.

Kemudian Kloter 9 yang akan diberangkatkan pada Jumat, 1 Mei 2026. Selanjutnya Kloter 16, yang diberangkatkan pada Minggu, 10 Mei 2026. Lalu Kloter 20 diberangkatkan ada Jumat, 15 Mei 2026, serta Kloter 27 yang berangkat pada Selasa ini.

Baca juga: Pemkab Subang lepas keberangkatan 107 calon haji terakhir

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |