Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat Rivian menghadapi gugatan class action dari sejumlah konsumennya yang menuding perusahaan memberikan pernyataan menyesatkan mengenai kemampuan swakemudi pada mobil pikap R1T dan SUV R1S.
Dilansir dari Engadget pada Kamis (18/6) waktu setempat, para penggugat menilai mobil pikap listrik R1T dan SUV R1S generasi pertama tidak memiliki fitur swakemudi tingkat lanjut sebagaimana yang dijanjikan Rivian.
Mereka menuduh Rivian telah memasarkan kendaraan tersebut dengan klaim bahwa model generasi pertama memiliki sistem otonom Level 3 yang memungkinkan kendaraan untuk mengemudi, berakselerasi, dan mengerem tanpa intervensi pengemudi dalam kondisi tertentu.
Namun, para penggugat menyatakan kendaraan generasi pertama Rivian tidak dibekali perangkat keras yang memadai untuk mewujudkan kemampuan tersebut.
Baca juga: Rivian R2 di AS mulai dikirim kepada pelanggan pada 9 Juni 2026
"Dalam kenyataannya, Rivian memproduksi kendaraan generasi pertama tanpa perangkat keras, kamera, sensor, dan kemampuan komputasi yang diperlukan untuk mendukung sistem mengemudi tanpa tangan maupun operasi otonom Level 3," demikian isi gugatan tersebut.
Penggugat juga menyampaikan bahwa tidak ada pembaruan perangkat lunak yang dapat mengubah keterbatasan perangkat keras tersebut sehingga kendaraan dapat mencapai kemampuan yang sebelumnya dipromosikan.
Menurut mereka, Rivian mengetahui sejak awal bahwa kendaraan generasi pertama tidak akan mampu menghadirkan kemampuan swakemudi Level 3 maupun fitur mengemudi tanpa tangan sepenuhnya, namun tetap mempromosikan hal tersebut untuk mendorong konsumen membeli produknya.
Kasus ini muncul setelah Rivian pada akhir tahun lalu memperkenalkan pembaruan perangkat lunak "universal hands-free driving" yang memungkinkan fitur mengemudi tanpa tangan.
Teknologi tersebut tersedia untuk lini kendaraan listrik R2 serta generasi kedua dari seri R1 yang telah dibekali perangkat keras dan sistem komputasi yang lebih canggih dibandingkan model generasi pertama.
Hingga saat ini, Rivian belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut.
Baca juga: Rivian korbankan target keuntungan 2027 untuk hadirkan mobil swakemudi
Baca juga: Rivian bangun unit perdana SUV listrik R2 jelang produksi massal
Baca juga: Rivian berencana luncurkan R2 di Amerika Utara dan Eropa
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

















































