Jayapura (ANTARA) - Ribuan jemaat Gereja Kristen Injili Petrus Waena, Distrik Heram, Papua melaksanakan pawai obor fajar Paskah untuk mengenang peristiwa kematian Yesus Kristus pada Minggu.
"Pawai obor fajar Paskah ini diikuti oleh jemaat dari 12 rayon (wilayah pelayanan) di GKI Petrus Waena supaya semua umat bisa mendapat sukacita dalam merayakan kebangkitan Yesus Kristus," Ketua Majelis Jemaat GKI Petrus Waena Pdt. Rudi Krebu di Jayapura, Minggu.
Menurut Krebu, momentum perayaan Paskah 2026 di tengah berbagai polemik yang terjadi saat ini diharapkan semua umat tetap memaknai Paskah itu dan bangkit dari segala ketertinggalan di berbagai aspek untuk hidup lebih baik.
"Supaya kebangkitan Kristus benar-benar berdampak pada kehidupan umat secara khusus iman yang terus bertumbuhan untuk memuliakan nama Tuhan," ujarnya.
Dia menjelaskan pawai obor dimulai pada pukul 03.00 WIT dan mengelilingi 12 rayon sambil membawa puji-pujian kemudian kembali ke halaman gereja untuk melaksanakan ibadah syukur Paskah.
"Sebelum kami melaksanakan jemaat sudah berkumpul di gereja pada pukul 18.00 WIT untuk melaksanakan ibadah kebaktian penyegaran iman," katanya lagi.
Selain GKI Petrus Waena, pawai obor fajar Paskah juga dilaksanakan semua umat Kristiani dari berbagai gereja di Kota Jayapura. Dengan memegang obor dan berjalan kaki jemaat yang didominasi oleh anak-anak tersebut menyanyikan lagu-lagu rohani.
Kegiatan pawai obor Paskah berlangsung sejak pukul 03.00 WIT hingga pukul 06.00 WIT dan berjalan dengan aman dan lancar.
Baca juga: Pendeta GPI Elim Abepura: Perayaan Paskah jadi momen refleksi jemaat
Baca juga: AHY sapa jemaat misa malam Paskah di Gereja Paroki Lubang Buaya Bekasi
Baca juga: Ucapkan selamat Paskah, Menag ajak umat doakan kedamaian bangsa
Pewarta: Ardiles Leloltery
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































