Aksi cepat Polairud Sumsel evakuasi nelayan sakit gunakan ambulans apung

4 hours ago 3
Personel kami selalu siaga. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama

Palembang (ANTARA) - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Selatan mengevakuasi seorang nelayan bernama Mustofa (44), warga Desa Upang Induk, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, yang mengalami sakit perut hebat menuju rumah sakit di Palembang, Sabtu (4/4).

"Evakuasi dilakukan menggunakan ambulans apung karena kondisi korban tidak memungkinkan ditangani di fasilitas kesehatan setempat," kata Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Sony Heru Agung Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Minggu.

Peristiwa bermula dari laporan darurat tenaga kesehatan desa sekitar pukul 12.00 WIB. Bidan setempat melaporkan pasien membutuhkan penanganan medis intensif di rumah sakit rujukan.

Baca juga: Ditpolairud evakuasi 10 kru kapal yang tenggelam di Sungai Musi

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Ditpolairud segera menuju lokasi, mengevakuasi pasien menggunakan tandu, kemudian membawanya ke speedboat ambulans apung yang dilengkapi fasilitas medis.

Tim selanjutnya menempuh jalur Sungai Musi menuju Kota Palembang. Proses evakuasi berlangsung cepat, aman, dan lancar hingga pasien tiba di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

“Personel kami selalu siaga. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Sony.

Baca juga: Polda Sumsel bantu evakuasi warga pesisir ke rumah sakit

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan ambulans apung merupakan bentuk pelayanan humanis Polri bagi masyarakat pesisir.

“Ambulans apung menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau. Ini bukti kehadiran Polri untuk melayani masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan Polda Sumsel akan terus mengembangkan layanan berbasis kebutuhan masyarakat, termasuk melalui program lanjutan seperti klinik terapung.

Baca juga: Ditpolairud buat klinik terapung untuk warga di perairan Banyuasin

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |