RANS buka peluang tayangkan Liga Putri Indonesia 2026/27

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Chief Executive Officer (CEO) RANS Entertainment Nagita Slavina membuka kemungkinan untuk menayangkan Liga Putri Indonesia (Indonesia Women's League) 2026/27 setelah kini menayangkan turnamen sepak bola putri internasional, Srikandi Merdeka Cup 2026.

"Semoga lah ke depannya memang banyak akan ada lebih banyak lagi di RANS Entertainment, didoain. Salah satunya Liga Putri, mohon doanya semoga lancar," ungkap Nagita pada jumpa pers di Kantor I.League, Jakarta, Kamis.

Nagita mengaku terbuka dengan kesempatan ini setelah ia kagum dengan animo masyarakat terhadap turnamen sepak bola putri antarnegara Srikandi Merdeka Cup 2026 yang kini sudah memasuki babak semifinal.

Dimainkan di Kudus, Jawa Tengah, babak semifinal turnamen U16 ini akan menyajikan laga antara perwakilan Indonesia Garuda Pertiwi melawan Yordania dan Thailand menghadapi Malaysia.

Dua pertandingan semifinal tersebut akan berlangsung pada Jumat (21/8) di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pemenang semifinal melaju ke partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (23/8).

Sementara itu, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Vivin Cahyani mengonfirmasi bahwa proses komunikasi dengan RANS Entertainment menuju arah yang positif. Namun saat ini, proses pembicaraan masih dilakukan kedua belah pihak sebelum kick-off kompetisi ini pada 17 Oktober.

Baca juga: Estella gabung Dewa United, Isabelle berlabuh ke Persikad

"Pembicaraan sih sudah positif, tapi memang kami masih jajaki lagi kan secara komersialnya bagaimana, paperwork-nya bagaimana, kontraknya berapa lama. Tapi sudah mengerucut ke arah sana," jelas Vivin.

Kendati pembicaraan belum final, Vivin mengakui bahwa RANS memiliki banyak aspek yang dibutuhkan untuk menyiarkan Liga Putri Indonesia. Selain karena faktor keberhasilan mereka menayangkan Srikandi Merdeka Cup, faktor demografi penonton RANS yang didominasi kaum hawa, juga menjadi alasan yang membuat PSSI cukup yakin dengan RANS.

Alasan lainnya adalah karena sosok Nagita di mata masyarakat Indonesia. "Kemudian kita lihat juga dari sosok CEO-nya, Kak Gigi (Nagita Slavina) juga perempuan yang ya sudah diidolakan, dan secara karir bagus, sebagai ibu rumah tangga bagus, sebagai ibu juga bagus. Kita lihat beliau ini cocok sebagai role model. Jadi ya itulah kenapa kita pilih," tutur dia.

"Dan sebagai trial, kita coba dulu sebelum ke Liga Putri, kita coba dulu dengan Srikandi Merdeka Cup dan hasilnya memang di luar ekspektasi," lanjut dia.

Kompetisi Liga Putri Indonesia diikuti oleh enam klub yakni Persikad Depok, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Bekasi FC, dan Garudayaksa FC.

Kompetisi ini bergulir secara terpusat di Jakarta dan dimulai pada 17 Oktober dengan pertandingan pembuka antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.

Baca juga: Timnas putri akan lakukan TC jelang Kualifikasi Piala Asia U17 2027

Baca juga: PSSI puas dengan performa dua tim Indonesia di Srikandi Merdeka Cup

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |