Pupuk Indonesia dukung rehabilitasi lahan terdampak banjir Sumatera

2 weeks ago 20

Jakarta, DKI Jakarta (ANTARA) - PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung rehabilitasi lahan pertanian terdampak banjir di wilayah Sumatera dengan menyalurkan bantuan pupuk nonsubsidi serta bantuan kemanusiaan melalui program Kementan Peduli.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Minggu, menyatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di daerah terdampak bencana.

"Alhamdulillah, Pupuk Indonesia dapat terus berkontribusi dalam pemulihan pascabencana di Sumatera, termasuk melalui dukungan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi melalui program Kementan Peduli," kata Rahmad saat penyerahan bantuan secara simbolis di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam program rehabilitasi tersebut, Pupuk Indonesia menyalurkan pupuk nonsubsidi sebanyak 10 ton yang akan didistribusikan ke sejumlah lahan pertanian terdampak banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rahmad berharap bantuan pupuk tersebut dapat mempercepat proses pemulihan lahan pertanian sehingga petani dapat kembali berproduksi dan memperoleh penghasilan setelah terdampak banjir sejak akhir November 2025.

Pupuk bersubsidi siap dikirim ke daerah-daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. ANTARA/HO-Humas Pupuk Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian sebelumnya memulai program rehabilitasi lahan pertanian terdampak banjir di Sumatera, dengan Kabupaten Aceh Utara sebagai lokasi awal karena tingkat kerusakan yang dinilai paling parah.

Selain dukungan rehabilitasi pertanian, Pupuk Indonesia juga berkontribusi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan melalui program Kementan Peduli dengan total bantuan mencapai 215 ton senilai Rp5,68 miliar. Bantuan tersebut dikirimkan menggunakan 80 truk dan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak di Sumatera, termasuk Aceh.

Bantuan kemanusiaan tersebut terdiri atas 120 ton beras, 5 ton gula, 24 unit tandon air, delapan truk air mineral, delapan truk makanan siap saji, lima truk makanan ringan, tiga truk susu, serta satu truk berisi kopi, teh, dan telur.

Menurut Rahmad, bantuan tersebut disalurkan berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Bantuan Pupuk Indonesia tidak berhenti hari ini saja. Kami terus hadir sejak awal bencana hingga saat ini sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat. Penanganan bencana tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja,” ujarnya.

Baca juga: Pupuk Indonesia salurkan bantuan pemulihan pascabanjir di Aceh Utara

Baca juga: Prabowo: Penurunan harga pupuk 20 persen pertama dalam sejarah RI

Baca juga: Pupuk Indonesia lewat jalur alternatif salurkan pupuk ke titik bencana

Pewarta: Destyan H Sujarwoko
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |