Pratama Arhan bakal jadi lulusan perdana Udinus berijazah "blockchain"

2 hours ago 2
Dengan teknologi "blockchain", kata dia, ijazah lulusan Udinus tidak hanya sekadar lembaran kertas, tetapi memiliki rekam jejak digital yang transparan

Semarang (ANTARA) - Pesepakbola Pratama Arhan bakal menjadi lulusan perdana Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang akan mengantongi ijazah kelulusan menggunakan sistem berteknologi "blockchain".

Rektor Udinus Semarang Prof Pulung Nurtantio Andono, di Semarang, Kamis, menyampaikan bahwa Arhan direncanakan dapat mengikuti wisuda pada April 2026 berdasarkan data dari Biro Akademik (Biak) Udinus.

Artinya, kata dia, Arhan bersama angkatannya akan menjadi lulusan Udinus pertama yang mengimplementasikan sistem ijazah "blockchain".

Udinus telah bekerja sama dengan Dubai Blockchain Center, Indonesia Blockchain Center (IBC), serta Sealbound UAE untuk penerapan ijazah berbasis "blockchain".

Baca juga: Udinus buat inovasi Animasi Murottal sebagai pembelajaran Al Quran

"Sistem ini menjawab tantangan era digital, di mana risiko pemalsuan dokumen semakin tinggi,' katanya.

Dengan teknologi "blockchain", kata dia, ijazah lulusan Udinus tidak hanya sekadar lembaran kertas, tetapi memiliki rekam jejak digital yang transparan, aman, dan tidak dapat diubah.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas kegigihan Arhan yang membuktikan bahwa Udinus memberikan dukungan penuh bagi atlet profesional untuk tetap berprestasi di bidang akademik.

Bahkan, ia mendukung rencana Arhan yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang strata 2 (S2) di Udinus.

Baca juga: Udinus Semarang terapkan ijazah berbasis blockchain cegah pemalsuan

"Saya ikut senang. Ini menjadi contoh positif untuk atlet-atlet lainnya bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting," katanya.

Punggawa klub Bangkok United itu baru saja melaksanakan sidang skripsi di Program Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Udinus, Rabu (1/4) kemarin.

Pemain kelahiran Blora yang dikenal publik karena ketangguhannya di lini belakang tim nasional mengaku sempat merasa tegang sebelum memaparkan hasil skripsinya di hadapan penguji.

"Sebelum mulai sempat deg-degan, tapi sekarang sudah selesai dan saya sangat senang, lega banget rasanya. Diumumkan lulus dengan revisi. Saya kerjakan (revisi, red.) lagi secepatnya. Harapannya bisa wisuda tahun ini," kata Arho, sapaan akrabnya.

Baca juga: Udinus buka Yamaguchi Support Desk fasilitasi peluang kerja di Jepang

Dengan memanfaatkan posisinya sebagai "brand ambassador", ia mengangkat skripsi berjudul "Peran Brand Ambassador, Social Media Marketing, dan Brand Familiarity dalam Meningkatkan Penjualan pada Sepatu Sepak Bola Mizuno".

Selama proses kuliah dan pengerjaan skripsi, ia mengaku sangat terbantu oleh dosen pembimbing serta rekan-rekannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepak Bola Udinus.

"Bekal pendidikan ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Bahkan, saya sudah berencana mengambil beasiswa S-2 yang diberikan oleh Udinus. Rencananya saya akan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi," katanya.

Sementara itu, Dosen pembimbing Arhan, Dr Mahmud menyatakan bahwa Arhan telah menyelesaikan sidangnya dengan lancar dan mampu menjelaskan hasil penelitiannya dengan baik.

"Melalui proses sidang hasil, dua penguji menyatakan Arhan lulus meskipun masih ada revisi yang harus diselesaikan, dan itu wajar. Saya akan terus membimbing Arhan agar segera menyelesaikan revisi tersebut," katanya.

Baca juga: Udinus hibahkan robot ke Goethe perkuat hubungan Indonesia-Jerman

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |