Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengharapkan pendatang yang ingin mengadu nasib di Jakarta usai Idul Fitri 1447 Hijriah dapat mempersiapkan diri dengan baik.
“Selesai Ramadhan-Idul Fitri banyak yang kemudian mengadu nasib ke Jakarta. Kami mengharapkan untuk siapapun yang akan bekerja di Jakarta, tentunya mereka sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” kata Pramono di Balai Kota, Selasa.
Pramono menegaskan, Jakarta tak akan menutup diri bagi pendatang baru yang ingin mencoba peruntungan bekerja di ibu kota.
Kendati demikian, Pramono berharap mereka merupakan orang-orang yang mempunyai kemampuan (skill), kapabilitas dan kapasitas untuk bekerja di Jakarta.
Pramono juga mengumumkan bahwa Bank Indonesia telah mengeluarkan Indeks Keyakinan Konsumen di tahun 2026.
Baca juga: Pendatang di Jakarta dapat diakui jika terdaftar penduduk sementara
Baca juga: Jaksel imbau pendatang miliki pekerjaan dan penjamin tempat tinggal
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di Jakarta mengalami kenaikan bahwa lebih tinggi dibandingkan secara nasional.
Pada bulan Januari 2026, Jakarta mengalami kenaikan yang signifikan 149,8 dari 145,3 di bulan Desember 2025. "Artinya, secara nasional Jakarta ini indeks kepercayaannya jauh lebih tinggi, karena nasional 127,” katanya.
Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi di Jakarta juga tumbuh sebesar 5,21 persen sehingga hal ini menandakan harapan publik saat ini cukup besar.
Hal inilah yang mungkin nantinya menjadi daya tarik masyarakat luar Jakarta yang ingin datang dan bekerja di ibu kota.
Karena itu, Pramono berharap nantinya mereka sudah mempertimbangkan dan mempersiapkan diri sebelum memutuskan untuk bekerja di Jakarta.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































