Prabowo minta Brian pastikan kampus cetak SDM yang dibutuhkan industri

3 hours ago 1
Jadi, kami diminta betul-betul memastikan. Jangan sampai nanti industri yang akan di-boosting ini akan dikembangkan secara cepat ini, kemudian mengalami kekurangan SDM, ataupun SDM-nya nanti enggak sesuai

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto untuk memastikan sumber daya manusia (SDM) yang dicetak oleh kampus-kampus di dalam negeri dapat memenuhi kebutuhan industri-industri strategis.

Dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo menekankan kompetensi dan kualitas SDM menjadi salah satu faktor yang krusial dalam upaya percepatan hilirisasi dan pengembangan sejumlah industri strategis yang saat ini dilakukan oleh pemerintah.

"Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kita nantinya betul-betul bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industrialisasi yang memang tidak sedikit itu kan, mulai dari mineral, kemudian ada aquaculture, aquafarming juga banyak, kemudian hilirisasi," kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui setelah rapat di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis malam.

Baca juga: Kapolri laporkan situasi kamtibmas kepada Prabowo

Oleh karena itu, Brian melanjutkan, kementeriannya akan memetakan dan menghitung kebutuhan SDM industri, termasuk tenaga-tenaga ahli yang dibutuhkan sehingga tidak ada lagi kesenjangan antara kebutuhan SDM industri dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi.

"Jadi, kami diminta betul-betul memastikan. Jangan sampai nanti industri yang akan di-boosting ini akan dikembangkan secara cepat ini, kemudian mengalami kekurangan SDM, ataupun SDM-nya nanti enggak sesuai. Misalkan, kita butuh banyak tenaga ahli kelistrikan, ternyata lulusannya gak sesuai. Jadi, kita diminta menghitung itu, memastikan ini bisa memenuhi industrialisasi yang ada," ujar Brian.

Rapat terbatas membahas percepatan hilirisasi dan kompetensi SDM di Istana sore hari ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Rapat tersebut turut diikuti oleh CTO Danantara yang juga Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Terkait hilirisasi, Brian menjelaskan pemerintah saat ini mempercepat pengembangan di sejumlah sektor, mulai dari farmasi hingga otomotif.

"Intinya adalah bagaimana percepatan ya, industri hilirisasi yang diminta Bapak Presiden bersama Danantara ya. Banyak program, mulai dari farmasi, pengembangan industri farmasi, pengembangan mobil nasional, motor nasional, dan lain-lain ya, program-program hilirisasi itu bisa dipercepat," kata Brian Yuliarto.

Baca juga: Prabowo ungkap ditelepon PM Albanese minta RI jual pupuk ke Australia

Baca juga: Produksi padi naik 100 persen, Prabowo targetkan Indonesia lumbung pangan

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |