Menko PM ajak masyarakat teladani semangat para pahlawan

2 hours ago 2

Purwokerto (ANTARA) - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat meneladani semangat para pahlawan bangsa sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Dalam acara Shalawat Kebangsaan dan Pentas Budaya dalam rangka Haul Pahlawan Bangsa di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis malam, ia mengatakan nilai perjuangan para pahlawan perlu diwariskan kepada generasi muda agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Alhamdulillah, kita mendoakan para tokoh Banyumas yang menjadi pahlawan bagi bangsa. Saya yakin kita bisa meneruskan agenda perjuangan yang belum selesai,” katanya.

Muhaimin mengatakan Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian ekonomi, dinamika geopolitik, hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Oleh karena itu, generasi muda harus dipersiapkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, serta penguatan karakter dan nilai kebangsaan. Menurut dia, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, pesantren, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Tidak ada jalan lain kecuali kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama untuk memperkuat keberdayaan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan yang tumbuh dari inisiatif masyarakat telah berkontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin menjelaskan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat mendapat tugas mengoordinasikan berbagai program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Muhaimin: Ulama berperan penting bangun karakter dan spiritual bangsa

Ia mengatakan pemerintah tengah mengupayakan perubahan paradigma pembangunan agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama kelompok akar rumput.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar melalui doa dan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya menghadapi berbagai persoalan bangsa.

“Semoga semangat para pahlawan menjadi kekuatan bagi kita untuk terus bekerja, berkolaborasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Muhaimin yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Acara tersebut turut dihadiri anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan Sukirman, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ditemui usai acara, Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mengatakan kegiatan Shalawat Kebangsaan dan Haul Pahlawan Bangsa merupakan upaya merawat nilai kebangsaan sekaligus menghormati jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi Banyumas dan Indonesia.

Menurut dia, momentum 10 Muharram menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengenang perjuangan para pendahulu dan memperkuat kesadaran spiritual.

“Kita berharap masyarakat Banyumas terus mengingat jasa para pahlawan. Apa yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari perjuangan dan rintisan para pendahulu,” katanya.

Dia mengatakan kegiatan yang diinisiasi PKB Banyumas bersama masyarakat dari Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan sekitarnya itu juga menjadi ajakan bagi generasi muda untuk menjadikan keteladanan para pahlawan sebagai inspirasi dalam berkarya dan mengabdi kepada bangsa.

Baca juga: Pemerintah tingkatkan pengetahuan kaum muda tentang pahlawan nasional

“Semoga Indonesia semakin baik, Banyumas semakin tenteram dan sejahtera, serta mampu menjadi kekuatan bagi kemajuan bangsa,” kata anggota Fraksi PKB DPR RI itu.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |