Polrestabes Bandung siagakan 200 personel antisipasi libur Paskah

2 hours ago 2

Kota Bandung, Jawa Barat (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menyiagakan lebih dari 200 personel untuk mengantisipasi kemacetan selama libur panjang Paskah pada akhir pekan ini di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif mengatakan Kota Bandung kerap menjadi destinasi wisata saat libur panjang sehingga diperlukan pengamanan lalu lintas yang optimal.

"Kurang lebih 200 personel akan kami sebar ke seluruh titik rawan di Kota Bandung," ujar Hudi di Kota Bandung, Jabar, Jumat.

Hudi menyebut ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik rawan penumpukan kendaraan, terutama di jalur masuk dan keluar Kota Bandung serta kawasan pusat keramaian.

Ia menjelaskan titik kemacetan yang telah dipetakan meliputi gerbang tol seperti Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon, yang menjadi akses utama keluar masuk kendaraan.

Selain itu, kepadatan juga diprediksi terjadi di pusat perbelanjaan seperti kawasan Paris Van Java ( PVJ) dan Paskal serta jalur menuju destinasi wisata seperti Ledeng dan Dago.

Dalam pelaksanaannya, lanjut dia, kepolisian akan menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga sistem buka-tutup jalan.

Hudi menyampaikan kawasan Pasteur menjadi perhatian khusus karena sering terjadi lonjakan kendaraan dari arah Jakarta menuju pusat kota.

"Saat terjadi lonjakan kendaraan, kami akan memprioritaskan arus keluar kota untuk mengurangi penumpukan," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.

Baca juga: Polrestabes Bandung gagalkan aksi bunuh diri di flyover Kiaracondong

Baca juga: Polrestabes Bandung gunakan AI pantau arus mudik Lebaran 2026

Baca juga: Arus kendaraan masuk ke Kota Bandung masih normal pada H-6 Lebaran

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |