Kabupaten Bandung dikunjungi 146.564 wisatawan saat libur Lebaran

2 hours ago 2

Bandung (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat sebanyak 146.564 wisatawan mengunjungi 20 destinasi wisata selama periode libur Lebaran 2026 pada 18 hingga 24 Maret.

Kepala Disparekraf, Wawan A. Ridwan, di Bandung, Jumat, mengatakan bahwa jumlah kunjungan tersebut didominasi oleh wisatawan domestik, termasuk 906 orang wisatawan mancanegara.

Ia menjelaskan bahwa destinasi wisata di kawasan Pacira di Bandung Selatan dan Bandung Utara masih menjadi tujuan utama selama periode libur Lebaran.

“Beberapa destinasi unggulan seperti Kawah Putih mencatat 44.000 kunjungan, Tahura 24.000, dan Glamping Patengan sekitar 15.000 wisatawan,” ujarnya.

Baca juga: Kemenhaj: Daftar tunggu haji di Kota Bandung capai 27 tahun

Selain tiga destinasi tersebut, kunjungan wisatawan juga tercatat di sejumlah lokasi lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung, baik destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga mencatat sebanyak 227.809 kendaraan masuk ke wilayah Kabupaten Bandung melalui Gerbang Tol Soreang selama periode tersebut yang menunjukkan pergerakan kendaraan yang menuju kawasan wisata di Kabupaten Bandung.

“Volume kendaraan ini cukup tinggi dan memicu kepadatan, terutama di kawasan Pacira yang menjadi titik paling padat,” katanya.

Baca juga: Wings Air hentikan rute Bandung-Yogyakarta karena sepi penumpang

Selain melalui Gerbang Tol Soreang, pergerakan kendaraan juga terjadi melalui sejumlah jalur alternatif menuju kawasan wisata, khususnya ke arah Pangalengan dan Bandung Utara.

Disparekraf Kabupaten Bandung menyatakan akan terus meningkatkan pelayanan wisata melalui penataan arus kunjungan dan kendaraan, termasuk pengaturan titik kepadatan serta pengelolaan destinasi wisata selama periode libur.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |