Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo terus memburu pelaku pencurian tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand saat berkunjung di kawasan objek wisata Gunung Bromo, Jawa Timur.
"Saat ini kami masih mendalami rekaman closed-circuit televisian (cctv), bukti-bukti petunjuk lain, serta mengambil keterangan beberapa saksi," kata Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif saat dikonfirmasi, Jumat.
Pihak kepolisian masih bekerja keras untuk mengungkap pelaku yang mencuri tas koper miliki wisatawan Thailand yang berisi barang elektronik seperti kamera dan iPhone, uang tunai, dan dokumen penting berupa paspor.
"Kami telah membentuk tim khusus untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut karena kejadian itu dapat memperburuk citra keamanan di objek wisata Gunung Bromo yang selama ini aman dan kondusif," tuturnya.
Berdasarkan pengecekan awal rekaman CCTV di sekitar lokasi, pihak Satreskrim Polres Probolinggo telah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) wisata Gunung Bromo.
"Saat ini Satreskrim telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar TKP guna mengungkap peristiwa tersebut secara terang dan tuntas,” katanya.
Polres Probolinggo berkomitmen mengungkap kejadian itu secara profesional serta memberikan rasa aman kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo baik wisatawan mancanegara maupun domestik.
Sebelumnya tujuh koper wisatawan asal Thailand yang berisi barang berharga hilang saat liburan di kawasan Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2). Pencurian terjadi saat kendaraan rombongan wisman tersebut di parkir di Pendapa Kecamatan Sukapura.
Seluruh koper wisman awalnya disimpan di dalam mobil yang terparkir itu, kemudian sopir dan rombongan wisman turun sejenak dan mobil yang membawa koper tersebut dikunci. Saat rombongan kembali ke mobil, kondisi koper amburadul dan tujuh koper yang berisi barang berharga hilang.
Total kerugian yang dialami oleh rombongan wisatawan mancanegara asal Thailand itu ditaksir sekitar Rp108 juta dan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Probolinggo.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































