Jakarta (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi akan meninjau Prefektur Kumamoto di Jepang barat daya, Senin, setelah gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (28/7).
PM Takaichi akan memprediksi berbagai tantangan dan aspirasi warga setempat, termasuk upaya penanganan kondisi tempat pengungsian serta percepatan pemulihan infrastruktur yang akan menjadi acuan dalam penentuan langkah bantuan dari Pemerintah Jepang.
Pejabat pemerintah menyatakan Takaichi akan meninjau lokasi terdampak dari helikopter dan mengecek langsung kondisi di posko-posko pengungsian.
Gempa yang terjadi pada Selasa (28/7) pukul 16.27 waktu setempat tersebut mencatatkan skala intensitas seismik maksimum 7 di wilayah Uki dan Hikawa.
Baca juga: Gempa Kumamoto di Jepang: 9.200 warga mengungsi, 210 posko dibuka
Para pejabat menambahkan Takaichi juga akan berdiskusi dengan pemerintah daerah setempat mengenai langkah penanganan lanjutan dari pemerintah pusat.
Diskusi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas risiko meningkatnya suhu tubuh secara drastis (heat stroke) dan kematian akibat dampak bencana di lokasi pengungsian seiring cuaca panas ekstrem yang melanda.
Pemerintah Jepang di bawah kepemimpinan Takaichi juga mendorong skema pengungsian sekunder ke fasilitas penginapan serta memperkuat dukungan bagi warga yang terpaksa tidur di mobil atau bertahan di rumah masing-masing pasca-gempa.
Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), pada skala intensitas seismik 7, guncangan gempa membuat orang tidak dapat berdiri atau bergerak tanpa merangkak dan bahkan berisiko terlempar oleh guncangan sangat kuat.
Sumber: Kyodo
Baca juga: Korban tewas gempa Jepang jadi 38 orang, ribuan warga masih mengungsi
Baca juga: Banyak warga masih mengungsi setelah gempa Kumamoto
Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































