Jakarta (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) mendorong transformasi hijau berkelanjutan sebagai arah strategis perusahaan pada 2026.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan, pihaknya memperkuat ketahanan sistem ketenagalistrikan nasional sekaligus mempercepat transisi energi melalui penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.
Dengan mengusung semangat "Driving Strategy Into Action, Empowering Green Transformation Towards Sustainable Future", PLN IP memantapkan arah pencapaian kinerja 2026 melalui strategi transformasi berkelanjutan yang berfokus pada operational excellence, efisiensi biaya, dan pengembangan bisnis hijau.
Penetapan arah strategis tersebut ditandai dengan pengesahan target kinerja perusahaan pada 2026 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RUPS RKAP) Tahun 2026 Subholding/Anak Perusahaan PT PLN (Persero).
Baca juga: PLN IP menyiagakan 4.882 personel sambut Tahun Baru 2026
Melalui agenda strategis ini, menurut Bernadus, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sasaran operasional, finansial, dan transformasi hijau ditetapkan secara terukur, selaras dengan kebijakan pemegang saham, serta menjadi landasan kuat bagi perusahaan dalam mengeksekusi agenda transformasi dan penciptaan nilai berkelanjutan.
Sementara, dalam arahannya, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi PLN Indonesia Power yang konsisten menjaga keandalan pasokan listrik nasional sekaligus berperan aktif sebagai garda terdepan transformasi hijau di lingkungan PLN Group.
Ia menegaskan bahwa dinamika dan tantangan industri energi ke depan harus dihadapi melalui sinergi, kolaborasi, serta eksekusi strategi yang solid di seluruh subholding.
"Tahun 2025 telah kita lalui dengan capaian yang positif. Ke depan, tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kinerja yang lebih baik," ujarnya.
Baca juga: Wamen ESDM temui Purbaya bahas perubahan mekanisme pembayaran subsidi
Di tengah berbagai tantangan dan perubahan yang semakin dinamis, Darmawan meyakini seluruh insan PLN memiliki komitmen dan kesiapan untuk mengawal serta mewujudkan RKAP sebagai marwah perusahaan yang harus diperjuangkan bersama demi keberlanjutan bisnis dan ketahanan sistem kelistrikan nasional.
Bernadus menegaskan, pada 2026 menjadi fase krusial untuk mempercepat transisi energi melalui eksekusi strategi yang terukur dan berdampak nyata.
"PLN Indonesia Power berkomitmen menjadikan tahun 2026 sebagai tahun akselerasi transisi energi. Melalui flagship strategy yang kami tetapkan, kami tidak hanya menjaga keandalan pembangkit, tetapi juga mempercepat pemanfaatan energi bersih, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan dan negara," sebutnya.
Melalui pengesahan RKAP 2026 ini, tambah Bernadus, PLN Indonesia Power meneguhkan komitmennya untuk menyongsong tahun 2026 dengan semangat "Driving Strategy Into Action", memastikan setiap strategi diwujudkan dalam aksi nyata, serta memberdayakan transformasi hijau menuju masa depan energi yang berkelanjutan.
Baca juga: Pemprov Bali-PLN perkuat ekosistem kendaraan listrik untuk pariwisata
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































