Washington (ANTARA) - Kapal serbu amfibi Angkatan Laut AS USS Tripoli, yang membawa 3.500 marinir AS dan dalam perjalanan ke Timur Tengah, telah tiba di "wilayah tanggung jawab" Komando Pusat AS (CENTCOM), kata komando tersebut pada Sabtu.
Pada 23 Maret, dengan mengutip pejabat AS, The Wall Street Journal melaporkan bahwa kapal amfibi USS Tripoli yang berbasis di Jepang, dan sekitar 2.200 marinir dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31 sedang menuju Timur Tengah di tengah eskalasi di kawasan tersebut.
"Para pelaut dan marinir AS di dalam USS Tripoli (LHA 7) tiba di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS, pada 27 Maret," kata CENTCOM di X.
"Kapal serbu amfibi kelas America berfungsi sebagai kapal induk bagi Grup Siap Amfibi Tripoli / Unit Ekspedisi Marinir ke-31 yang terdiri dari sekitar 3.500 pelaut dan marinir, selain pesawat angkut dan pesawat tempur, serta aset serbu amfibi dan taktis," imbuh mereka.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Awalnya, AS dan Israel mengklaim serangan "pencegahan" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin membuat perubahan kekuasaan di Iran.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: AS disebut kirim kapal serbu amfibi dan ribuan marinir ke Timur Tengah
Baca juga: AS siapkan skenario serangan darat ke Iran, Trump belum buat keputusan
Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































