Jakarta (ANTARA) - Persik Kediri mengagendakan satu uji coba pertandingan lagi dalam masa persiapan pramusim jelang kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.
Dikutip dari laman resmi I.League, Minggu, pelatih Persik Kediri Marcos Reina menjelaskan timnya saat ini tengah mencari lawan yang sesuai demi mematangkan persiapan tim.
"Kami sudah jalani lima pertandingan uji coba. Tapi kami masih butuh satu partai lagi untuk mematangkan persiapan tim. Kita akan cari lawan yang tepat untuk menutup rangkaian pramusim ini," kata Reina.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu menjelaskan kondisi fisik dan pemahaman taktik para penggawa Persik Kediri belum mencapai 100 persen sejauh ini.
Reina menegaskan merupakan tugasnya untuk terus mendorong dan menempa para pemain Persik Kediri agar bisa mencapai potensi maksimal sebelum kompetisi dimulai September mendatang.
"Kami masih terus latihan untuk pemantapan tim. Kondisi kami harus di top performa saat pertandingan pertama nanti. Pada awal musim mungkin ada beberapa pemain yang belum siap 100 persen, tetapi sebagian besar pemain sudah hampir ada di puncak," ujar Reina.
Terbaru, Persik Kediri baru saja melakoni pertandingan persahabatan menghadapi Bhayangkara FC di Gelora Sumardji, Nganjuk, Sabtu (22/8)
Pada pertandingan tersebut, Persik Kediri mendapatkan dukungan dari banyak suporter Macan Putih yang hadir dan ia sangat berterima kasih akan hal tersebut.
"Kami tahu ketika penonton datang mendukung tim, kami selalu lebih kuat. Kami selalu membutuhkan mereka. Ketika bersama suporter, para pemain lebih semangat di lapangan," ungkap Reina.
Persik Kediri dijadwalkan melakoni pekan perdana BRI Super League 2026/2027 dengan menghadapi Dewa United di Stadion Brawijaya, Kediri, 5 September mendatang.
Baca juga: Persik Kediri tekuk Bhayangkara Presisi Lampung FC 2-1
Baca juga: Marcos Reina: kemenangan di laga pramusim tetap penting untuk Persik
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































