Jakarta (ANTARA) - PT Indomobil eMotor Internasional menyebut penjualan motor listrik (molis) miliknya mengalami peningkatan signifikan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), seiring meningkatnya minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.
Meski belum mengungkap total capaian angka penjualan, CEO PT Indomobil eMotor Internasional Pius Wirawan mengatakan perusahaan mencatat kenaikan penjualan sekitar tiga hingga empat kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
“Apalagi setelah kemarin ada kenaikan harga BBM, itu kita lihat penjualan kita naik sekitar 3-4 kali lipat,” kata Pius ditemui usai peluncuran motor listrik terbarunya Tyranno X di Jakarta Fair, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu.
Menurutnya, tren tersebut juga tercermin dari meningkatnya aktivitas tukar tambah kendaraan bermotor konvensional ke motor listrik.
Baca juga: Indomobil eMotor luncurkan motor listrik Tyranno X di Jakarta Fair
Pius mengatakan pihaknya memperoleh informasi dari sejumlah showroom motor bekas yang saat ini mulai mengalami peningkatan pasokan kendaraan bekas karena banyak konsumen yang menukarkan motornya untuk beralih ke motor listrik.
“Bahkan kita sedang mengantisipasi informasi dari teman-teman showroom motor bekas, bahwa sekarang motor-motor bekas ini agak banjir di showroom karena banyak sekali yang coba untuk tukar tambah ke motor listrik,” imbuhnya.
Ia menilai kenaikan harga BBM menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mulai mempertimbangkan biaya operasional kendaraan dalam jangka panjang. Dalam kondisi tersebut, motor listrik dinilai menjadi salah satu alternatif untuk menekan pengeluaran harian.
Pius juga berpendapat kesadaran masyarakat terhadap manfaat motor listrik masih akan terus berkembang. Menurut dia, ketika semakin banyak masyarakat memahami motor listrik sebagai solusi mobilitas yang lebih efisien, tren perpindahan dari kendaraan berbahan bakar bensin berpotensi semakin meningkat.
“Karena masyarakat belum banyak yang aware mengenai motor listrik. Karena begitu semuanya sudah aware motor listrik ini solusi. Jadi semua motor bensin tuh kebanyakan akan ditukar tambah dan permintaannya untuk motor listrik, motor bensin akan berkurang,” ujarnya.
Pius menambahkan perusahaan terus memantau perkembangan pasar kendaraan listrik nasional yang menurutnya masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga: Spesifikasi Tyranno X, motor listrik semi off-road jarak tempuh 160 km
Baca juga: IEI luncurkan motor listrik QT dan QT Pro di ajang IIMS 2026
Baca juga: Indomobil eMotor luncurkan Sprinto di GJAW 2025, berapa harganya?
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

















































