Penggunaan teknologi perlu dipercepat untuk olah sampah di Jakarta

6 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mengatakan bahwa penggunaan teknologi seperti "Intermediate Treatment Facility" (ITF) atau Refuse Derived Fuel (RDF) perlu dipercepat agar permasalahan pengolahan sampah di ibu kota dapat teratasi.

"Kita harus segera mempercepat pembangunan dan pengembangan pengolahan sampah dengan teknologi tinggi atau modern," kata Yuke saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, persoalan sampah yang menumpuk akibat kejadian di Bantargebang di sejumlah titik perlu segera diselesaikan.

Selain itu, pengolahan sampah di Jakarta yang per hari memproduksi 8.500 ton itu perlu ada solusi yang cepat dan salah satunya dengan menerapkan teknologi dalam mengolah sampah.

Karena ketika teknologi pengolahan sampah tidak dikembangkan, maka Jakarta akan terus bergantung pada TPST Bantargebang dan ketika terjadi kendala membuat pengolahan sampah terganggu.

Baca juga: Pembatasan di Bantargebang picu penumpukan sampah di Pasar Minggu

"Kita seharusnya tidak bertumpu dan mengandalkan Bantargebang. Tetapkan teknologi yang akan dipakai, apakah ITF atau RDF, atau disesuaikan dengan lokasi dan kondisi sampahnya," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ketika penggunaan teknologi pengolahan sampah terkendala, maka harus segera diidentifikasi secepat mungkin.

"Identifikasi kendala yang dihadapi untuk penerapan teknologi ini dan segera selesaikan, sehingga pembangunan dan pengembangan bisa segera berjalan," ucapnya.

Yuke juga mendorong agar Pemprov DKI mempunyai road map (peta jalan) yang jelas dengan target waktu yang terukur untuk penanganan sampah di Jakarta, termasuk dalam penggunaan teknologi tinggi.

"Saat ini kita belum punya road map jangka menengah dan panjang untuk penanganan sampah. Padahal produksi sampah kita sangat tinggi,mencapai 8.500 ton per hari. Akibat tidak ada road map ini, penanganan sampah masih seperti tambal sulam dan penggunaan teknologi tinggi sangat lambat perkembangannya," katanya.

Baca juga: Dinas LH DKI tutup permanen titik sampah sementara di TPU Tanah Kusir

Baca juga: Tembok Pasar Induk Kramat Jati roboh akibat gunungan sampah

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |