Pendataan rumah rusak akibat bencana alam di Aceh

1 month ago 32
  • Kamis, 18 Desember 2025 20:21 WIB

Foto udara, kawasan permukiman penduduk yang rusak akibat bencana alam di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, Aceh, Kamis (18/12/2025). Berdasarkan data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan, sebanyak 186.868 unit rumah warga yang tersebar di 17 Kabupaten dan kota tergenang lumpur dan rusak akibat bencana banjir bandang pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc.

Petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) melakukan pendataan rumah warga yang rusak akibat bencana alam di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, Aceh, Kamis (18/12/2025). Berdasarkan data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan, sebanyak 186.868 unit rumah warga yang tersebar di 17 Kabupaten dan kota tergenang lumpur dan rusak akibat bencana banjir bandang pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc.

Petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) melakukan pendataan rumah warga yang rusak akibat bencana alam di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, Aceh, Kamis (18/12/2025). Berdasarkan data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan, sebanyak 186.868 unit rumah warga yang tersebar di 17 Kabupaten dan kota tergenang lumpur dan rusak akibat bencana banjir bandang pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc.

Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |