Pemkot Jaksel gencarkan pemangkasan pohon rawan tumbang

3 months ago 16

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menggencarkan pemangkasan pohon rawan tumbang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi warga setempat saat musim hujan.

"Kami minta unsur terkait untuk sama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, salah satunya pohon-pohon yang terlihat membahayakan harus segera dipangkas agar kejadian negatif tidak terulang," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar di Jakarta, Senin.

Anwar mengatakan, pemangkasan dilakukan untuk memastikan pohon rawan tumbang dan sempal sudah tidak ada lagi yang membahayakan pengguna jalan maupun pejalan kaki.

Kemudian, dia mengajak masyarakat untuk melaporkan bila ada pohon-pohon dengan akar yang sudah terangkat atau batangnya sudah turun untuk dilaporkan bisa melalui kelurahan atau kecamatan terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti.

Baca juga: DKI pangkas pohon untuk antisipasi cuaca ekstrem

"Untuk pemangkasan pohon masih berlangsung untuk beberapa hari ke depan. Kami mengimbau kepada masyarakat yang melintas agar juga berhati-hati apabila sedang ada kegiatan pemangkas pohon," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan, Arwin Adlin Barus menjelaskan, ada sebanyak 57 pohon yang dipangkas.

Masing-masing di Kelurahan Pulo 15 pohon, Kelurahan Lenteng Agung 17 pohon, Kelurahan Petukangan Selatan enam pohon dan Kelurahan Lebak Bulus dua pohon.

Kemudian, Kelurahan Tebet Barat, Kelurahan Bangka dan Kelurahan Petogogan masing-masing tiga pohon, serta di Kelurahan Kebayoran Lama Selatan berjumlah empat pohon.

Baca juga: DKI remajakan pohon antisipasi pohon tumbang saat cuaca buruk

"Untuk di Kelurahan Lebak Bulus, Guntur, Kalibata, Pasar Minggu, Gunung, Pulo itu masing-masing kami pangkas satu pohon," ucap Arwin.

Diharapkan dengan dilakukannya pemangkasan tersebut, tidak ada lagi permasalahan pohon tumbang saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda Jakarta Selatan.

"Kami akan terus melakukan upaya-upaya merapikan pohon-pohon yang sekiranya dirasa sudah rawan sempal dan tumbang. Kami juga meminta masyarakat untuk melapor apabila melihat pohon seperti ciri-ciri tersebut," ucapnya.

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta memangkas sebanyak 62.161 pohon untuk mengantisipasi tumbang saat hujan lebat disertai angin kencang hingga November 2025.

Baca juga: Pohon depan Mal Slipi Jaya tumbang akibat dihantam truk molen

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |