Pemkot Jakbar vaksinasi HPV ratusan siswa di SDN Meruya Utara 02

2 days ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) menggelar vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi murid laki-laki di SDN Meruya Utara 02, Kembangan, Senin.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Sahruna mengatakan kegiatan tersebut merupakan pertama kalinya vaksin HPV diberikan kepada anak laki-laki kelas 5 usia 11 tahun.

“Sebenarnya, tujuannya sih sama, ya, kita itu untuk mencegah penyakit kanker, karena penularannya itu kan melalui hubungan seksual, bisa laki-laki, bisa perempuan. Selama ini, kan kita khususkan buat perempuan, tapi kali ini pemerintah sudah bergeser untuk melindungi laki-laki juga,” kata Sahruna di SDN Meruya Utara 02, Jakarta Barat, Senin.

Dia mengatakan pencanangan di SDN Meruya Utara 02 itu menjadi awal pelaksanaan vaksinasi bagi anak laki-laki di seluruh wilayah Jakarta Barat.

Di Jakarta Barat, kata dia, target yang ditetapkan untuk vaksin HPV bagi anak laki-laki berjumlah 18.531 siswa.

“Target ini mencakup seluruh sekolah se-Jakarta Barat untuk mencegah kanker serviks, kanker anal, kanker oral yang disebabkan oleh virus HPV,” ujar Sahruna.

Menurut dia, penularan penyakit tersebut dapat terjadi bukan hanya karena berhubungan seksual, tetapi juga karena penggunaan toilet secara bersama.

“Penularan bisa melalui penggunaan toilet bersama, selain hubungan seksual,” tutur Sahruna.

Baca juga: Antisipasi "super flu", Pramono persilakan warga vaksin influenza

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Ananda menjelaskan pada pelaksanaan di SDN Meruya Utara 02, sasaran vaksinasi meliputi siswa kelas 1, kelas 2, dan kelas 5.

Secara keseluruhan, jumlah siswa dan siswi yang diberikan vaksinasi pada hari ini, Senin, berjumlah 253 orang.

“Itu terdiri dari kelas 1 sebanyak 45 siswa perempuan dan 51 siswa laki-laki, kelas 2 sebanyak 34 siswa perempuan dan 30 siswa laki-laki, serta kelas 5 sebanyak 44 siswa perempuan dan 49 siswa laki-laki,” ungkap Ananda.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan pelaksanaan imunisasi sekolah dilakukan dalam dua gelombang.

“Nanti, bulan Agustus, ada kelas 1 akan menerima vaksin MR (Measles Rubella) dan kelas 5 untuk HPV perempuan maupun laki-laki. Kemudian, gelombang kedua dilaksanakan pada November,” papar Ananda.

Pada gelombang kedua, lanjut dia, siswa kelas 1 akan menerima vaksin DT, sedangkan siswa kelas 2 dan kelas 5 memperoleh vaksin TD.

“Untuk HPV, cukup satu kali saja dalam seumur hidup,” pungkas Ananda.

Baca juga: Ini sebab campak di DKI Jakarta belum hilang hingga saat ini

Baca juga: 10.000 pelajar di Jaksel bakal divaksin DBD

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |