Kota Bogor (ANTARA) - Program Seribu Kata Positif (Serbukatif) terus ditanamkan kepada pelajar di Kota Bogor, Jawa Barat, sebagai upaya membangun karakter positif dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi anak.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor sekaligus Pendiri Seribu Kata Positif (Serbukatif) Yantie Rachim di Bogor, Jumat, mengatakan penggunaan kata-kata positif dalam kehidupan sehari-hari dapat membentuk karakter anak, sekaligus mencegah munculnya perilaku perundungan di lingkungan sekolah.
Program Serbuaktif dilakukan melalui roadshow, salah satunya dihadiri langsung oleh Yantie di SDN Cipaku Perumda, Kota Bogor, pada Kamis (18/6).
"Program Serbukatif ini masih terus berjalan. Walaupun roadshow-nya mungkin tidak sesering dulu, tetapi programnya tetap dijalankan oleh Tim Serbukatif," kata Yantie.
Baca juga: Membangun kedaulatan karakter di era algoritma
Ia menjelaskan keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai yang diajarkan dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Yantie, antusiasme siswa dalam mengikuti program tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan bertutur kata positif mulai tumbuh di lingkungan sekolah maupun pergaulan mereka.
"Alhamdulillah, saya melihat anak-anak tetap antusias dan mereka menerapkan Program Serbukatif ini dengan sangat baik di lingkungannya. Program ini berjalan sesuai dengan yang kita harapkan," ujarnya.
Baca juga: 778 siswa sekolah dibina di program SKCK Goes to School Polresta Bogor
Yantie menuturkan salah satu tujuan utama Program Serbukatif adalah membentuk karakter anak melalui kebiasaan menggunakan kata-kata yang baik dan membangun dalam setiap interaksi.
Ia meyakini lingkungan sekolah yang dipenuhi ucapan positif akan menciptakan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.
"Harapannya anak-anak harus terus berkata yang positif supaya tidak ada bullying ataupun hal-hal yang kurang baik. Visi dan misi Serbukatif memang seperti itu," katanya.
Yantie menyebutkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama TP PKK Kota Bogor terus mendorong terciptanya budaya komunikasi yang positif di kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya membangun sekolah ramah anak dan memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini.
Baca juga: Kemdikdasmen: Gerakan 7 KAIH perkuat karakter murid sekolah nonformal
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































