Pemkab Lombok Tengah salurkan bantuan untuk korban bencana alam

3 hours ago 2
Bantuan pokok telah diberikan pasca terjadi bencana alam. Sekarang kami fokus untuk penyaluran bantuan material

Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menyalurkan bantuan material atau bahan bangunan kepada warga yang rumahnya rusak akibat bencana alam yang terjadi di awal 2026.

"Data warga yang terdampak bencana alam itu sekitar 700 kepala keluarga (KK)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah Ridwan Maruf di Lombok Tengah, Jumat.

Ia mengatakan, penyaluran bantuan berupa semen, kayu dan asbes tersebut baru dilaksanakan di pertengahan Februari 2026 ini, karena keterlambatan pengadaan.

"Warga yang menerima bantuan ini tersebar di Kecamatan Kopang, Janapria, Praya Timur, Pujut, Praya Barat dan Jonggat serta di beberapa kecamatan lainnya," katanya.

Baca juga: Polres Nagan Raya distribusikan bantuan Kapolri untuk korban banjir

Sementara itu untuk penyaluran logistik kebutuhan pokok telah dilakukan begitu terjadi bencana alam.

"Bantuan pokok telah diberikan pasca terjadi bencana alam. Sekarang kami fokus untuk penyaluran bantuan material," katanya.

Ia mengatakan, untuk total anggaran bantuan stimulan penanganan bencana alam pada 2026 ini mencapai Rp250 juta. Namun, berapa yang telah dipakai untuk membantu masyarakat belum dihitung.

"Intinya kami dari pemerintah daerah menyiapkan bantuan stimulan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam," katanya.

Sebelumnya BPBD Lombok Tengah mencatat dampak cuaca ekstrem atau bencana angin puting beliung tersebut di antaranya di Desa Bilelando sebanyak 3 KK, Desa Jelantik sebanyak 29 KK, Desa Labulia 1 KK, Desa Tanak Awu 1 KK, Teruai 1 KK, Desa Laju 1 KK, Desa Murbaya 1 KK, Desa Nadia 1 KK.

"Total sekitar 41 bangunan yang berdampak di 10 desa," kata Ridwan.

Ia mengatakan selain bencana angin puting beliung, hujan lebat yang terjadi tersebut mengakibatkan bencana banjir di beberapa wilayah di antaranya di Desa Kabul sebanyak 337 KK yang terdampak, Desa Bonder sebanyak 5 KK, Desa Selong Belanak sebanyak 109 KK, Desa Tanak Rarang 16 KK, Desa Kateng 15 KK, Desa Kuta 27 KK, Desa Pengembur 70 KK, Desa Puyung 5 KK dan Desa Kidang 80 KK.

Baca juga: Baznas Bekasi salurkan delapan sapi kepada korban banjir Aceh

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |