Pembangunan MRT, Dishub DKI rekayasa lalin di kawasan Stasiun Kota

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Stasiun Glodok dan Stasiun Kota seiring berlangsungnya pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2 paket kontrak CP203.

Pekerjaan yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Selatan dan Simpang Asemka ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya dan dilakukan secara bertahap.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin di Jakarta, Rabu, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas ini disesuaikan dengan tahapan proyek guna menjaga kelancaran jalan.

"Area Stasiun Kota dan Simpang Asemka berlangsung pada periode 10 Agustus 2026 sampai 15 Januari 2027," katanya.

Kemudian, di Jalan Pintu Besar Selatan, lalu lintas dari utara ke selatan menggunakan sisi barat hingga Simpang Asemka. Sementara akses sisi timur melintasi area barat menuju Jalan Hayam Wuruk, khusus bagi bus Transjakarta dan akses bangunan.

Selanjutnya di simpang Asemka, pengendara dari barat ke timur maupun sebaliknya melewati lajur sisi utara area proyek pembuatan terowongan dengan penyesuaian geometrik jalan.

Terkait akses bangunan, kata Budi, ruko dan bangunan di sisi barat tetap dapat diakses melalui satu lajur yang ada sebelumnya. Jika terjadi kepadatan, ruas ini dibuka untuk kendaraan umum.

Baca juga: Transjakarta diprioritaskan selama rekayasa lalin proyek MRT Harmoni

"Di area Stasiun Glodok, rekayasa dilakukan dengan mengalihkan sistem contra flow dari Jalan Gajah Mada ke sebagian Jalan Hayam Wuruk karena pergeseran area kerja ke sisi barat. Akses ke gedung sisi barat tetap disediakan satu lajur," kata Budi.

Budi merinci rekayasa lalu lintas dalam beberapa waktu mendatang, yakni

Stage 4.1 (10 Agustus – 9 September 2026): Penerapan contra flow di Jalan Hayam Wuruk.

Stage 4.2 (10 September – 9 Oktober 2026): Akses Jalan Kemurnian VI ditutup untuk pembangunan pintu masuk stasiun dan dialihkan melalui kawasan Hotel Novotel.

Stage 4.3 (10 Oktober 2026 – 17 Mei 2027): Akses Jalan Kemurnian VI dibuka kembali. Sebaliknya, akses Hotel Novotel ditutup. Sementara akses menuju Maxim, Jhony Steak, dan Klinik JMB dialihkan melalui Jalan Kemurnian VI dengan sistem buka-tutup.

Sebelumnya, pengangkatan peralatan Flash Butt Welding di Jalan Pintu Besar Selatan juga telah dilaksanakan pada 16–22 Juli 2026 pukul 23.00–04.00 WIB dengan sistem buka-tutup di jalur Transjakarta.

"Dishub DKI mengimbau pengguna jalan untuk mengandalkan rute alternatif, mematuhi rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan. Pelaksana proyek bertanggung jawab penuh atas keamanan para pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung," kata Budi.

Baca juga: MRT siapkan rekayasa lalin saat konstruksi ruang di Stasiun HI

Baca juga: Ini rekayasa lalin terkait proyek MRT Jakarta Stasiun Glodok dan Kota

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |