Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui pemain-pemainnya bermain kurang tenang pada babak pertama sehingga tim tamu Bhayangkara Presisi Lampung FC memenangkan laga itu dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu malam.
“Ketika mereka punya peluang pertama dan mencetak gol, saya rasa kami bermain lebih dengan hati daripada dengan kepala,” kata Tavares dalam konferensi pers setelah pertandingan pada Sabtu.
Bhayangkara hanya memiliki dua tembakan ke gawang pada babak pertama, tetapi mampu memaksimalkan keduanya menjadi gol dari bola mati dan transisi cepat.
Meskipun Persebaya juga menciptakan beberapa peluang pada paruh pertama, lanjutnya, penyelesaian akhir tidak berjalan efektif, termasuk momen yang diperoleh Rivera dan Bruno.
“Kami menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir kami tidak akurat,” ucapnya.
Dia menyebut para pemain Persebaya tidak cukup banyak memenangkan bola-bola kedua di area depan, sementara lawan lebih dominan di lini tengah.
Namun, ia mengapresiasi para pemainnya pada babak kedua yang tampil lebih agresif, meskipun hanya mencetak satu gol.
Baca juga: Bhayangkara Presisi bungkam Persebaya 2-1
“Saya menghargai kerja keras para pemain, terutama pada babak kedua,” ujar Tavares.
Untuk mengejar ketertinggalan, ia memasukkan pemain muda dan menempatkan bek tengah sebagai penyerang pada menit-menit akhir.
Tavares juga menyinggung pertandingan yang menurutnya terlalu sering terhenti karena lawan mengulur waktu.
Hal tersebut, lanjutnya, terjadi sejak babak pertama hingga babak kedua, sementara tambahan waktu yang diberikan wasit hanya lima menit.
Tapi dia menyatakan kekalahan bukan disebabkan keputusan wasit, melainkan efektivitas tinggi Bhayangkara.
“Kami kalah karena lawan mencetak dua gol, dan kami hanya mencetak satu, itu saja,” tuturnya.
Kiper Persebaya Andhika Ramadhani meminta maaf kepada Bonek Bonita atas hasil yang tidak memuaskan meski tim telah berusaha menjalankan arahan pelatih.
“Kami mohon maaf apabila hasilnya tidak memuaskan bagi kami dan para pendukung,” kata Andhika.
Baca juga: Bermain di kandang, Persebaya Surabaya tumbang 1-2 lawan Bhayangkara
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































