Jakarta (ANTARA) - Klub Arab Saudi Al Ahli mempertahankan gelar Liga Champions Asia (ACL Elite) setelah mengalahkan wakil Jepang Machida Zelvia dengan skor 1-0 pada partai final di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu waktu setempat.
Pertandingan ini berlangsung imbang tanpa gol selama waktu normal dan Al Ahli dapat memecah kebuntuan di babak tambahan lewat gol Firas Al Buraikan, demikian catatan AFC.
Ini merupakan gelar kedua Liga Champions Asia Al Ahli sepanjang sejarah setelah pada musim sebelumnya berhasil mereka menangkan dengan mengalahkan wakil Jepang Kawasaki Frontale.
Al Ahli menciptakan peluang terlebih dahulu pada pertandingan ini melalui tendangan Galeno yang masih dapat digagalkan aksi kiper Machida Kosei Tani.
Selanjutnya giliran Merih Demiral yang menciptakan peluang untuk Al Ahli, akan tetapi tembakannya masih membentur mistar gawang Machida.
Pada sisa waktu babak pertama, Al Ahli tetap menekan lini pertahanan Machida, namun hingga turun minum, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Al Ahli kembali memperagakan permainan menyerang, akan tetapi beberapa upaya yang mereka lakukan masih belum membuahkan hasil.
Selanjutnya Al Ahli harus bermain dengan 10 orang sejak menit 68 setelah Zakaria Al Hawsawi diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Keunggulan jumlah pemain ini berusaha dimanfaatkan Machida, salah satunya lewat tendangan Hiroyuki Mae, namun bola dapat diamankan kiper Al Ahli Edouard Mendy.
Pada sisa waktu babak kedua, kedua tim tidak ada yang berhasil menciptakan gol sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Al Ahli berhasil memecah kebuntuan pada menit 96 setelah umpan yang dikirimkan Franck Kessie berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Firas Al Buraikan sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Pada waktu yang tersisa, Al Ahli dapat mempertahankan keunggulan mereka dan berhasil mengalahkan Machida sekaligus mempertahankan gelar Liga Champions Asia.
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































