Humaniora sepekan, alkes eliminasi TB hingga kelancaran haji

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora dalam sepekan masih menarik untuk dibaca, mulai dari inovasi alat kesehatan (alkes) untuk mengeliminasi kasus tuberkulosis (TB) hingga Arab Saudi menjamin kelancaran penyelenggaraan haji di 2026.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.

1. Kemenkes-BPOM sebut inovasi alkes perlu dipercepat guna eliminasi TB

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan menyebutkan perlunya penguatan regulasi, percepatan inovasi kesehatan, serta pengembangan produk kesehatan dalam negeri, salah satunya Interferon-Gamma Release Assay (IGRA) untuk deteksi tuberkulosis.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, beban tuberkulosis di Indonesia masih tinggi, dengan sekitar 867 ribu kasus terdiagnosis dalam satu tahun terakhir.

Selengkapnya baca di sini.

Baca juga: Kemenkes-BPOM sebut inovasi alkes perlu dipercepat guna eliminasi TB

2. Sejumlah praktik curang ditemukan pada UTBK-SNBT hari pertama

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 menemukan sejumlah praktik curang dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama Selasa (21/4).

"Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan, seperti perjokian dan penggunaan alat bantu," kata Ketua Umum Tim SNPMB 2026, Eduart Wolok dalam keterangan di Jakarta, Selasa (21/4)

Selengkapnya baca di sini.

Baca juga: Sejumlah praktik curang ditemukan pada UTBK-SNBT hari pertama

3. Pemerintah kaji penambahan kuota PBI JKN hingga 120 juta jiwa

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan pemerintah sedang mengkaji penambahan alokasi kuota peserta BPJS Kesehatan segmentasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) hingga menjangkau 120 juta jiwa.

"Itu adalah salah satu skema yang kami siapkan juga. Mulai ada pembahasan tapi belum secara komprehensif ya," kata Mensos Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan pewarta saat ditemui di Jakarta, Rabu (22/4).

Selengkapnya baca di sini.

Baca juga: Pemerintah kaji penambahan kuota PBI JKN hingga 120 juta jiwa

4. Kepala BGN: 1.780 SPPG disetop sementara untuk perbaiki kualitas MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan sebanyak 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditangguhkan atau dihentikan sementara (suspend) dalam rangka pengawasan dan perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"SPPG-SPPG yang tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau belum daftar Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), kita hentikan dulu sementara. Ketika sudah daftar SLHS tapi satu bulan belum keluar sertifikatnya, kita hentikan sementara," ujar dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (23/4).

Selengkapnya baca di sini.

Baca juga: Kepala BGN: 1.780 SPPG disetop sementara untuk perbaiki kualitas MBG

5. Arab Saudi jamin kelancaran dan keamanan jamaah haji Indonesia

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi menegaskan pihaknya menjamin kelancaran dan keamanan para jamaah calon haji selama menjalankan ibadah di negaranya.

"Kami menegaskan peran penting daripada Kerajaan Arab Saudi dalam memberikan pelayanan kepada seluruh umat Islam di dunia, termasuk Indonesia, yang merupakan jamaah haji terbanyak di dunia," ucap Dubes Faisal Abdullah dalam konferensi pers di Tangerang, Sabtu (25/4) malam.

Selengkapnya baca di sini.

Baca juga: Arab Saudi jamin kelancaran dan keamanan jamaah haji Indonesia

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |