Pelatih: Konsistensi masih jadi PR Alwi Farhan di level elite

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kepala Pelatih Tunggal Putra Utama PP PBSI Indra Wijaya mengungkapkan konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Alwi Farhan agar mampu bersaing secara stabil di level elite dunia.

Penilaian tersebut disampaikan setelah Alwi menunjukkan performa cukup menjanjikan dalam rangkaian turnamen Tur Eropa 2026 dengan capaian perempat final Super 1000 All England dan runner-up Super 300 Swiss Open. Indra mengatakan secara umum performa Alwi mengalami peningkatan, namun masih ada beberapa aspek penting yang perlu diperbaiki.

“Masih ada yang harus ditingkatkan, terutama dari sisi fisik, pengontrolan emosi di lapangan, dan penguasaan permainan saat menghadapi berbagai tipe lawan,” ujar Indra dalam keterangan resmi PP PBSI, Selasa.

Ia menjelaskan peningkatan fisik menjadi faktor penting mengingat padatnya jadwal turnamen internasional yang menuntut daya tahan prima agar performa tetap terjaga.

Baca juga: Alwi petik hal positif setelah kandas di perempat final All England

Selain itu, kematangan mental dan kemampuan mengontrol emosi saat berada dalam tekanan pertandingan juga dinilai menjadi pembeda di level tertinggi.

Sebelumnya, Alwi mencatat hasil positif dengan mencapai final Swiss Open setelah pada semifinal mampu mengalahkan unggulan pertama asal China Li Shifeng dengan skor 21-10, 21-19. Namun, pada partai final performanya dinilai menurun hingga akhirnya kalah dari wakil Jeoang Yushi Tanaka 18-21, 12-21.

Menurut Indra, faktor recovery juga menjadi salah satu evaluasi penting agar Alwi mampu tampil konsisten dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

“Dengan jadwal yang cukup padat, recovery menjadi sangat penting agar performa bisa tetap stabil,” katanya.

Ia berharap pengalaman dari rangkaian Tur Eropa dapat menjadi modal penting bagi Alwi untuk meningkatkan kualitas permainan dan memperkuat daya saing di turnamen elite dunia.

Baca juga: Alwi akui tampil antiklimaks pada final Swiss Open 2026

Baca juga: PBSI: Daya saing atlet Indonesia meningkat meski tanpa gelar Tur Eropa

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |