Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) mengikuti kongres International Handball Federation (IHF) untuk meningkatkan relasi internasional.
Kongres yang dihadiri 150 negara itu membahas perkembangan bola tangan di tingkat dunia dan memilih Presiden IHF periode 2026-2030.
Pada kongres yang berlangsung di Mesir ini, Hassan Moustafa terpilih sebagai Presiden IHF untuk periode 2026-2030.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Menpora, Ketua NOC, Ketua KONI, tim peninjau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah membantu dan memberikan kesempatan untuk membuktikan prestasi bola tangan yang merupakan cabang olahraga Olimpiade. Begitu juga dengan terpilihnya kembali DR Hassan Moustafa sebagai Presiden IHF 2026 - 2030," kata Ketua Umum PB ABTI Zulfydar Zaidar Mochtar dalam keterangan resmi, Rabu.
Baca juga: PB ABTI apresiasi timnas bola tangan yang raih medali
PB ABTI akan menggelar berbagai event dan mengirim atlet ke kejuaraan internasional yang masuk kalender turnamen IHF tahun 2026.
Menurut Zulfydar, Indonesia yang berhasil membawa pulang medali perdana dari SEA Games Thailand 2025 harus terus maju agar lebih berprestasi lagi.
Untuk SEA Games 2027, PB ABTI sudah menyiapkan kalender event nasional tahun depan, yakni Kejurnas antar pelajar pada Juni-Juli di Jawa Timur. Sedangkan Kejurnas Senior direncanakan digelar di Sumatra Utara. Juga terdapat pelatihan TD, wasit, dan pelatihan pelatih.
Zulfydar mengungkapkan PB ABTI mendapat informasi belum resmi bahwa KONI akan menyelenggarakan PON Pantai 2026 dan bola tangan masuk dalam cabang yang dipertandingkan.
Sedangkan event internasional yang akan diikuti adalah Asian Beach Games di China pada April 2026, Asean Univercity Games di Malaysia bulan Desember dan Asean School Games.
Baca juga: PB ABTI optimis timnas bola tangan Indonesia gondol emas di SEA Games
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































