Pasangan pengantin terjang banjir untuk resepsi pernikahan di Jakbar

2 weeks ago 17

Jakarta (ANTARA) - Pasangan pengantin, Ela Laela dan Muhadi, terpaksa menerjang banjir untuk tetap melangsungkan resepsi pernikahan di RW 16 Pedongkelan, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu.

Keduanya tidak punya pilihan selain menerjang banjir, lantaran resepsi itu sudah dipersiapkan sejak lama.

Pengantin wanita Ela Laela mengaku sudah pasrah, bahkan ia sempat hendak mengabaikan resepsi pernikahannya karena hingga Minggu pagi air yang menggenangi kawasan rumahnya masih mencapai hampir setinggi lutut orang dewasa.

"Semua masakan udah siap itu, tapi saya akhirnya tidur aja, tukang rias bangunin saya enggak mau. Saya bilang buang aja," keluh Ela.

Dia pun sempat ragu resepsi pernikahannya bakal dihadiri tamu undangan. "Dari awal emang udah niat segala sesuatunya, tapi pas itu banjir saya putus asa, sampai nangis semua. Saya sama bapak saya, sampai saya enggak yakin kayanya enggak bakal ada tamu," ujarnya.

Baca juga: Banjir Jakarta, hingga pukul 20.00 WIB 37 RT dan 12 jalan terendam

Melihat kondisi Ela, sang ayah pun berusaha membangkitkan semangat pengantin wanita itu, dengan membujuknya supaya tetap menjalani resepsi di tengah genangan banjir.

"Akhirnya Bapak saya mendukung, nguatin semuanya, termasuk tukang masak akhirnya bisa, alhamdulillah surut," kata Ela.

Ela bahkan digendong oleh pasangannya, Muhadi menuju panggung pelaminan di tengah-tengah banjir.

Menjelang siang, keresahan Ela mulai menemukan jalan keluar dengan air yang menggenangi lokasi resepsi perlahan surut hingga tamu mulai berdatangan.

"Terharu, gembira. Semua pada datang. Dukungan semua keluarga, saudara saya dari Pandeglang, yang jauh-jauh pada datang. Alhamdulillah bersyukur sama yang kuasa. Sama keluarga saya, sama Bapak saya bersyukur," tuturnya.

Baca juga: Brimob Polda Metro Jaya evakuasi warga terdampak banjir di Cakung

Baca juga: Ratusan warga Kelapa Gading mengungsi akibat banjir

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |