Musrenbang Cipayung fokus bahas saluran air untuk atasi banjir

1 day ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pembahasan usulan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim), fokus pada pembangunan saluran air untuk mengatasi banjir di permukiman warga.

"Salah satu usulan fisik yang menjadi perhatian adalah pembangunan saluran air untuk mengatasi genangan hingga banjir di permukiman warga Cipayung," kata Sekretaris Kota Jakarta Timur Eka Darmawan di Jakarta Timur, Selasa.

Dia menyebutkan sebanyak 31 usulan dibahas dalam kegiatan Musrenbang Cipayung.

Musrenbang itu merupakan agenda rutin tahunan untuk menampung dan membahas usulan pembangunan dari masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri legislator Komisi D DPRD DKI Jakarta Thamrin, Camat Cipayung Diman, serta sejumlah pejabat terkait.

Selain itu, hadir pula para pengurus RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), dan perwakilan unit lintas sektoral.

Eka pun berharap kehadiran anggota DPRD DKI Jakarta dapat memperkuat serta mempertajam usulan yang telah disampaikan warga.

"Usulan dalam Musrenbang ini masih didominasi usulan pembangunan fisik. Diharapkan seluruh usulan tersebut dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Eka.

Baca juga: Panglima Polim jadi prioritas usulan Musrenbang Melawai

Menurut dia, usulan masyarakat telah melalui proses seleksi di tingkat RW, dan disertai survei lapangan oleh unit teknis terkait. Sehingga, usulan yang diajukan diharapkan dapat direalisasikan dalam program pembangunan ke depan.

Sementara itu, Lurah Cipayung Yulian Fatimiyah menjelaskan dari total 31 usulan yang dibahas, sebanyak 24 di antaranya merupakan usulan fisik dan tujuh lainnya merupakan usulan nonfisik.

Sebanyak 24 usulan fisik tersebut meliputi tujuh usulan yang berkaitan dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), delapan usulan terkait Suku Dinas Bina Marga, delapan usulan terkait Suku Dinas Perhubungan, dan satu usulan terkait Suku Dinas Pemuda dan Olahraga.

Salah satu usulan prioritas yang disampaikan dalam Musrenbang itu, yakni usulan pembangunan saluran air sepanjang kurang lebih 588 meter yang terfokus di Jalan Bambu Hitam hingga Jalan Botin.

"Pembuatan saluran air menjadi usulan prioritas kami karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat," ucap Yulian.

Seperti diketahui, prioritas pembangunan Jakarta pada 2026 difokuskan pada transformasi kota global, penguatan infrastruktur layanan dasar, dan fondasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Prioritas tersebut menjadi acuan bagi pemerintah di tingkat kota dan kabupaten dalam menentukan prioritas kegiatan kewilayahan yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

Baca juga: Peningkatan konstruksi jalan jadi usulan terbanyak Musrenbang Jaksel

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian. Di Jakarta Pusat, ia meminta agar arah kebijakan difokuskan untuk mendorong pertumbuhan jasa keuangan dan bisnis, pengembangan pusat riset kesehatan global, serta mendorong produktivitas perdagangan.

Lalu di Jakarta Utara, dia mengarahkan agar fokus pada pengembangan destinasi wisata pesisir dan budaya, serta meningkatkan kualitas akses maupun konektivitas menuju Kepulauan Seribu.

Kemudian di Jakarta Barat, pemerintah kota diminta agar fokus pada pengembangan ekonomi bisnis pergudangan dan logistik, fasilitas penunjang pendidikan tinggi, serta pemajuan sosial budaya untuk pariwisata.

Sementara di Jakarta Selatan, difokuskan pada pembangunan yang mencakup peningkatan produktivitas bisnis berinvestasi tinggi, pengembangan pusat ritel dan inovasi bisnis, pengembangan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas serapan air dan pengendalian udara.

Kemudian di Jakarta Timur, Pramono mengarahkan agar fokus pada pengembangan bisnis pergudangan dan logistik, peningkatan produktivitas industri 4.0 dan UMKM, peningkatan integrasi dan konektivitas transportasi publik, dan optimalisasi ketahanan pangan.

D Pulau Seribu, dia meminta agar pembangunan difokuskan pada pengembangan wisata perairan pesisir dan pengembangan lumbung pangan, serta peningkatan ekonomi biru.

Pramono menginstruksikan agar lima wali kota dan bupati Kepulauan Seribu segera berkoordinasi dengan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta untuk menindaklanjuti usulan dalam Musrenbang.

Baca juga: Infrastruktur dominasi usulan warga di Musrenbang Kecamatan 2026

Baca juga: Kepulauan Seribu terima 118 usulan pembangunan dari masyarakat

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |