PKB audiensi ke Prabowo, kenalkan pengurus baru

2 hours ago 3
"PKB mau audiensi terkait Rakernas, kemudian pengurus baru di seluruh Indonesia,"

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, pada pukul 11.50 WIB.

Cak Imin mengatakan Presiden Prabowo Subianto menerima kehadiran PKB terkait dengan pengurus baru di seluruh Indonesia.

"PKB mau audiensi terkait Rakernas, kemudian pengurus baru di seluruh Indonesia," kata Cak Imin.

Hal yang sama juga diungkap oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB Faisol Riza. Selain mengenalkan jajaran pengurus baru, kata Faisol, audiensi ini nuga untuk menyampaikan dukungan program-program Presiden Prabowo.

"PKB lagi diterima Presiden untuk menyampaikan banyak beberapa masukan, pandangan mengenai apa yang terjadi di masyarakat, dan kami juga menyampaikan dukungan program-program presiden yang sudah berjalan," terang Faisol.

Audiensi ini dihadiri oleh 35 orang perwakilan DPP dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Cak Imin melantik pimpinan Dewan Pengurus Wilayah PKB se-Indonesia periode 2026-2031, berharap mereka dapat menjaga suara partainya di daerah masing-masing.

“Pengurus baru ini diharapkan menjaga suara PKB,” ujar Cak Imin di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa (3/2) malam.

Selain itu, dia berharap pimpinan DPW PKB yang baru dilantiknya dapat membuat masyarakat semakin mencintai partainya.

Sementara itu, dia mengingatkan pimpinan DPW PKB agar tidak hanya berupaya memenangkan pemilihan umum, tetapi juga melahirkan pemimpin di tingkat eksekutif dan legislatif di daerahnya.

Baca juga: Cak Imin nilai voting elektronik bisa diadakan bila penuhi tiga syarat

Baca juga: Cak Imin umumkan plt ketua dewan syura PKB pengganti Ma'ruf Amin

Baca juga: Cak Imin sebut PKB yakin ambang batas parlemen masih dibutuhkan

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |