Mensesneg: Dirut BEI mundur atas keputusan sendiri, bukan arahan

5 days ago 9
Bagi kita, setiap peristiwa harus kita ambil hikmahnya. Dan peristiwa dua hari yang lalu ini kan kita ambil hikmahnya sebagai bagian dari kita menata regulasi ke depan,

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, Iman Rachman mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atas keputusan sendiri, bukan arahan pemerintah.

“Itu kan kewenangan tersendiri,” kata Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat.

Prasetyo menyatakan, pemerintah menghormati keputusan Iman sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap pasar modal Indonesia.

Pemerintah, lanjut dia, tidak memiliki wewenang mengatur pergantian pejabat BEI.

Baca juga: Anggota DPR sebut mundurnya Dirut BEI sebagai sikap negarawan

Kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam menyikapi gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa waktu terakhir bertujuan untuk mengatur agar bursa nasional dalam kondisi sehat, transparan, dan memenuhi kaidah bursa internasional yang diterapkan oleh negara-negara lain.

Dia pun menjamin perekonomian nasional memiliki fundamental yang kuat untuk meredam efek gejolak pasar modal.

Peristiwa tertekannya bursa saham belakangan ini bakal dijadikan momentum bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas regulasi ke depannya.

“Bagi kita, setiap peristiwa harus kita ambil hikmahnya. Dan peristiwa dua hari yang lalu ini kan kita ambil hikmahnya sebagai bagian dari kita menata regulasi ke depan,” tuturnya.

Baca juga: OJK jamin pengunduran diri Dirut BEI tanpa tekanan pemerintah

Iman Rachman menyampaikan pengunduran dirinya kepada awak media di Media Center BEI, Jakarta, Jumat, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini.

Untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan stabilitas operasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama BEI sesuai ketentuan yang berlaku.

OJK menyatakan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) BEI akan dipilih dari jajaran direksi BEI yang tengah menjabat saat ini (existing).

Jajaran direksi BEI saat ini yang berpotensi diangkat menjadi Plt Dirut, diantaranya Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy, dan Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Kristian Sihar Manullang

Baca juga: Ketua OJK: Plt Dirut BEI akan dipilih dari jajaran direksi existing

Kemudian, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sunandar, Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik, serta Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Risa Effennita Rustam.

Baca juga: Purbaya: Mundurnya Dirut BEI bakal ciptakan sentimen positif

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |