Menlu: RI teguh pada polugri bebas-aktif meski jadi "rebutan" dunia

2 months ago 28

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tetap teguh pada prinsip politik luar negeri (polugri) bebas-aktif di saat Indonesia semakin menjadi “rebutan” negara lain untuk menjadi bagian kelompoknya.

“Posisi kita saat ini di lingkungan global menjadi rebutan. Semua orang ingin bersahabat dengan Indonesia, semua orang ingin Indonesia menjadi bagian dari aliansi dan kelompoknya,” kata Sugiono, dalam sambutannya saat pembukaan Rapat Kerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2025, Senin.

Menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Menlu RI mengakui posisi Indonesia yang menjadi “rebutan” itu memberi tantangan dalam diplomasi nasional, karena Indonesia perlu menjaga hubungan baik dengan semua negara.

Ia pun berkata bahwa Indonesia tak bisa tebang pilih dalam menjalin hubungan baik dengan negara-negara lain.

Namun demikian, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tak akan berpihak ke blok manapun dan prinsip bebas-aktif tetap akan menjadi pedoman utama pemerintah RI dalam bergaul di lingkungan global.

“Sebuah posisi yang tidak mudah menjadi negara yang tidak berpihak karena tantangannya kita harus baik kepada semua orang, kepada semua negara sahabat, dan ini membutuhkan usaha yang luar biasa,” ucap dia.

Posisi tersebut juga selaras dengan tekad Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia akan selalu menjadi tetangga yang baik dengan mengutamakan hubungan yang harmonis, kata Menlu RI.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Sugiono menyampaikan apresiasi serta ucapan selamatnya kepada BPK RI yang sudah dipercaya menjadi auditor dalam badan audit Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNBoA.

Ia pun berharap supaya BPK RI tetap berpegang pada prinsipnya saat menjalankan tugas sebagai auditor bagi UNBoA.

“Saya kira BPK juga memahami hal ini dan akan melaksanakan tugas-tugasnya berdasarkan prinsip-prinsip luar negeri yang seperti itu,” ucap Menlu RI, menambahkan.

Baca juga: Menlu RI-Norwegia jajaki penguatan kerja sama ekonomi hingga pangan

Baca juga: Menlu RI perkuat dialog pertahanan dan ekonomi dengan Polandia

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |