Arema FC mewaspadai strategi serangan balik Semen Padang

2 hours ago 1

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Arema FC mewaspadai pola permainan serangan balik cepat yang menjadi kekuatan utama Semen Padang di bawah kendali Pelatih Dejan Antonic saat kedua tim bertemu pada lanjutan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/2).

Pelatih Arema FC Marcos Santos dalam sesi konferensi pers prapertandingan di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, menyampaikan sudah mempersiapkan strategi yang akan diterapkan untuk membendung pola permainan tim tamu.

"Semen Padang kuat saat melakukan counter attack lewat transisi (bertahan ke menyerang) yang cepat, saya sudah menyiapkan strategi untuk itu," kata Marcos.

Marcos menyampaikan kualitas permainan Semen Padang mengalami peningkatan pada putaran kedua Super League sejak ditangani Dejan Antonic.

Semen Padang, dikatakannya banyak mendatangkan pemain baru dengan kualitas di atas rata-rata sehingga mampu mendongkrak kualitas permainan secara tim.

"Mereka banyak berubah ketimbang di putaran pertama," ucapnya.

Soal target, dia menginginkan anak asuhnya tetap bermain fokus untuk mendulang tiga poin tambahan di laga kandang ini.

Jika berhasil "menggulung" Semen Pedang, tim berjuluk Singo Edan itu akan mampu mencetak hattrick kemenangan, setelah sebelumnya sanggup mempecundangi Persijap Jepara dan Persija Jakarta.

"Kemenangan yang dikasih oleh Tuhan bagus buat kami," kata dia.

Baca juga: Bali United ungkap pemain kurang fit jelang jamu Persija

Selain itu, Marcos menegaskan urusan membobol gawang lawan bukan hanya tanggung jawab satu atau dua pemain saja, tetapi seluruh punggawa yang ditampilkan besok.

"Sehingga kami bisa sukses di pertandingan besok dan ke depan," katanya.

Sementara itu, Penjaga Gawang Arema FC Adi Satryo optimistis mampu tampil baik dalam mengawal jala gawang tim yang dibelanya.

Apalagi dia masih punya keinginan untuk menembus persaingan di posisi penjaga gawang tim nasional Indonesia yang kini semakin ketat, lantaran hadirnya banyak pemain berkualitas.

"Bagi saya yang penting tampil konsisten dulu. Kalau ingin kembali ke timnas itu harapan besar," kata eks PSIS Semarang ini.

Perihal belum adanya komposisi baku di barisan lini belakang Arema, dia mengatakan itu merupakan kewenangan pelatih yang didasari kebutuhan tim.

Oleh karena itu, pemain berusia 24 tahun ini tak mempersoalkan siapa saja nama-nama yang berdiri di depannya saat menghadapi Semen Padang.

"Sepak bola ini permainan tim, kami saling membantu," tuturnya.

Baca juga: Milo soroti efektivitas Persis Solo saat ditahan imbang Madura United

Baca juga: Persis imbangi 2-2 Madura United

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |