Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat dan pelaku usaha menggunakan moda transportasi alternatif seperti kereta api, kapal laut dan bus selama sejumlah bandara ditutup imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Dalam jumpa pers update situasi terkini pascaerupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau secara daring di Jakarta, Minggu, Dudy mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai skema perpindahan moda transportasi apabila layanan penerbangan terganggu akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Pertanyaan terkait apakah ada potensi pengalihan, selayaknya transportasi, jadi kami menyiapkan segala sesuatunya berkaitan dengan penggunaan moda transportasi lain apabila moda transportasi udara terganggu," kata Menhub.
Menurut dia, moda transportasi kereta api khususnya di Pulau Jawa dapat menjadi pilihan masyarakat untuk tetap melakukan perjalanan selama operasional bandara terdampak.
Selain kereta api, pemerintah juga mendorong pemanfaatan angkutan darat seperti bus serta transportasi laut yang hingga kini masih berjalan normal dan tidak berdampak abu vulkanik dari erupsi GAK.
"Moda transportasi yang memungkinkan adalah moda transportasi kereta api yang khususnya yang di Pulau Jawa, kemudian juga moda transportasi darat baik bus, dan sejauh ini moda transportasi laut masih tidak terdampak akibat erupsi," ujar Dudy.
Menhub menjelaskan pengalihan moda transportasi juga dapat dilakukan untuk mendukung distribusi barang apabila pengiriman melalui jalur udara mengalami kendala akibat penutupan bandara.
Baca juga: Menhub tegaskan keselamatan jadi utama dalam atasi dampak erupsi GAK
Baca juga: Menhub: Kerugian sektor penerbangan dari erupsi GAK belum dihitung
Ia menegaskan pemerintah terus melakukan antisipasi terhadap potensi gangguan pada satu moda transportasi dengan menyiapkan alternatif layanan lainnya agar konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Dudy mengajak masyarakat maupun pelaku usaha yang sebelumnya bergantung pada transportasi udara untuk mempertimbangkan penggunaan moda darat, laut, maupun kereta api.
Pemerintah memastikan langkah pengalihan moda tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas dan distribusi logistik selama kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau masih berdampak terhadap operasional penerbangan.
"Jadi kami menghimbau baik kepada masyarakat maupun pelaku usaha, apabila selama ini banyak menggunakan moda transportasi udara dalam berkegiatan, bisa mengalihkan ke moda transportasi darat, laut, maupun juga kereta api yang sampai sejauh ini belum terdampak daripada erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Menhub.
Adapun sebanyak enam bandara ditutup sementara akibat terdampak abu vulkanik erupsi GAK yang mempengaruhi keselamatan operasional penerbangan.
Pada awalnya, Kementerian Perhubungan menutup lima bandara yaitu Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe Jakarta, serta Budiarto Curug Tangerang.
Setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga dinyatakan terdampak abu vulkanik sehingga operasional penerbangan di bandara tersebut turut dihentikan sementara.
Baca juga: Menhub: Bandara alternatif disiapkan saat 6 bandara ditutup
Baca juga: Menhub sebut penyeberangan tak terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































