Moskow (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pembicaraan yang substantif, konstruktif, dan sangat terbuka dengan utusan Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff dan Jared Kushner dalam suasana yang diliputi rasa saling percaya di Moskow, demikian dikatakan ajudan Kremlin Yury Ushakov pada Minggu (6/9) dini hari waktu setempat.
Ushakov mengatakan bahwa pembahasan mengenai isu-isu yang sangat serius tersebut berlangsung dalam format kerja serta secara informal saat jamuan makan malam.
Putin menegaskan kembali kesiapan Rusia untuk melanjutkan kerja sama dengan AS dalam mencari solusi politik dan diplomatik terkait persoalan Ukraina.
Ushakov mengatakan bahwa pihak Rusia memberikan penilaian yang jelas dan menyeluruh mengenai situasi yang berkembang di tengah berlangsungnya operasi militer khusus.
"Secara khusus, pihak Rusia menyoroti kemajuan nyata yang telah dicapai pasukannya di medan pertempuran, menyatakan keyakinan akan tercapainya tujuan yang telah ditetapkan, serta menegaskan perlunya menghilangkan seluruh akar penyebab konflik," ujar dia sebagaimana warta Xinhua.
Pembicaraan tersebut tidak terbatas pada pertukaran pandangan mengenai penyelesaian krisis Ukraina. Masalah ekonomi serta potensi proyek berskala besar yang saling menguntungkan antara Rusia dan AS juga dibahas secara cukup rinci, ujar Ushakov.
Secara keseluruhan, negosiasi tersebut dapat digambarkan berlangsung pada waktu yang tepat dan sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Dikonfirmasi bahwa kedua kepala negara akan terus menjalin komunikasi pribadi di masa mendatang, dan upaya melalui Witkoff serta Kushner akan terus berlanjut.
Percakapan itu berlangsung selama tiga jam 10 menit.
Ushakov mengatakan bahwa para utusan AS tersebut berjanji bahwa dalam pertemuan mereka yang akan datang di Kiev besok, mereka akan menyampaikan pandangan dan penilaian yang mereka terima secara langsung dari Presiden Rusia terkait upaya mencapai penyelesaian damai yang langgeng atas konflik Ukraina.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































