BIJB Kertajati: Layanan optimal terima alihan penerbangan Soetta

1 hour ago 2
Pada prinsipnya kita siap untuk melayani alternatif dari Cengkareng

Majalengka (ANTARA) - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jabar, memastikan pelayanan tetap optimal saat menerima pengalihan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Executive General Manager (EGM) BIJB Kertajati Nuril Huda di Majalengka, Minggu, mengatakan kesiapan tersebut dilakukan setelah Bandara Soekarno-Hatta mengalami penutupan sementara akibat terdampak abu vulkanik.

"Beberapa hari yang lalu ada erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan abu vulkaniknya keluar dan mengakibatkan Bandara Soekarno-Hatta terkena imbas," katanya.

Ia menjelaskan pihak BIJB telah melakukan persiapan sejak dini hari, setelah mengetahui adanya Notice to Airmen (NOTAM) penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta.

"Karena Bandara Kertajati juga merupakan bandara alternatif dari Bandara Soekarno-Hatta, jadi kita sudah persiapkan semuanya," ujarnya.

Persiapan tersebut, kata dia, mencakup pengecekan fasilitas dan kesiapan personel untuk mengantisipasi adanya penerbangan yang dialihkan ke BIJB Kertajati.

Selain itu, pengelola bandara melakukan paper test di area runway, apron, dan sejumlah titik yang ditentukan untuk memastikan kondisi bandara aman dari abu vulkanik.

"Tes terkait abu yang ada di runway, di apron, kemudian juga di titik-titik yang ditentukan untuk memastikan bahwa itu bukan abu vulkanik," katanya.

Ia mengatakan hasil sejumlah pengujian tersebut menunjukkan kondisi BIJB Kertajati negatif dari abu vulkanik, sehingga masih aman untuk digunakan sebagai tempat pendaratan pesawat.

Kesiapan itu, kata dia, kemudian digunakan untuk melayani dua penerbangan Garuda Indonesia yang dialihkan dari Bandara Soekarno-Hatta karena gangguan tersebut.

Ia menyampaikan, penerbangan GA 961 dari Madinah, Arab Saudi mendarat di BIJB Kertajati dan block on pada pukul 14.25 WIB, Minggu, dengan membawa 356 penumpang yang seluruhnya merupakan jamaah umrah.

“Sementara itu, penerbangan GA 983 dari Jeddah juga mendarat di BIJB Kertajati dengan membawa 307 penumpang, sehingga total penumpang dari kedua penerbangan mencapai 663 orang,” katanya.

Nuril mengatakan pengalihan penerbangan tersebut dilakukan, setelah pihak BIJB berkoordinasi dengan Garuda Indonesia dan Kementerian Perhubungan.

Ia menjelaskan penerbangan dari Madinah dan Jeddah dialihkan karena kedua pesawat telah berada di udara sekitar sembilan jam, ketika NOTAM penutupan Bandara Soekarno-Hatta diterbitkan.

"Pada prinsipnya kita siap untuk melayani alternatif dari Cengkareng," katanya.

Nuril menambahkan pengalihan penerbangan tidak dapat dipastikan untuk hari berikutnya karena kondisi alam tidak bisa diprediksi, namun BIJB Kertajati tetap siap apabila kembali diperlukan.

"Kalau memang diperlukan domestik, kita juga siap," ujarnya.

Baca juga: Seskab: Sejumlah penerbangan dialihkan ke Kertajati, disiapkan Whoosh

Baca juga: Menhub: Dua penerbangan Garuda dari Jeddah dialihkan ke Kertajati

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |