Shaanxi (ANTARA) - Saat melodi lembut lagu rakyat China "Bunga Melati" berpadu dengan lantunan tenor Nessun Dorma yang membahana, opera Turandot mencapai klimaks yang memukau, membuat sekitar 1.500 penonton bertepuk tangan dengan antusias.
Pada Minggu (9/11), versi baru dari opera terkenal karya Giacomo Puccini dipentaskan di Gedung Opera Shaanxi di Xi'an, ibu kota Provinsi Shaanxi, China barat laut, menandai penutupan Festival Seni Internasional Jalur Sutra (Silk Road International Arts Festival) ke-11 yang berlangsung selama 25 hari.
Dikenal sebagai salah satu opera terbesar di dunia, Turandot mengisahkan tentang seorang putri China yang cantik yang mengumumkan bahwa pangeran yang ingin menikahinya harus memecahkan tiga teka-teki, dengan hukuman mati bagi yang gagal.
Dalam produksi ini, penyanyi tenor Italia Marco Berti memerankan karakter Calaf, seorang pangeran Tartar yang pada akhirnya meluluhkan hati dingin sang putri dengan cinta.
"Turandot lahir dari rasa penasaran orang Barat terhadap China. Puccini tidak pernah mengunjungi China selama hidupnya, namun lagu rakyat China "Bunga Melati" menjadi acuan utamanya untuk memahami negara itu dan dijadikan sebagai motif utama bagi tokoh utama Turandot," kata Berti.
Menurut Berti, Turandot merupakan jembatan penghubung antara Barat dan Timur.
"Opera ini menggabungkan melodi-melodi lembut China dengan referensi ke ritual China pada zaman kuno, menciptakan suasana yang membuat penonton Barat dapat merasakan esensi sejarah dan budaya China. Bagi penonton asal China, opera ini memperkenalkan konvensi opera Barat dan tradisi simfoni," ujarnya.
Sutradara Italia Lorenzo Nencini, yang bertindak sebagai sutradara revival untuk pertunjukan ini, menekankan bahwa dirinya memandang Turandot lebih sebagai dongeng daripada drama realistis.
Meskipun tetap setia pada naskah asli, dia memasukkan proyeksi dan kostum yang cerah untuk menciptakan dunia fantasi yang dilihat melalui mata seorang anak. Misalnya, di awal bagian kedua, ketiga menteri, yakni Ping, Pang, dan Pong, digambarkan sedang bermain jungkat-jungkit dan kuda kayu.
"Selama bertahun-tahun, Turandot telah menjadi contoh ikonis pertukaran budaya antara China dan Italia, dan itulah mengapa kami memutuskan untuk mengaransemen ulang opera tersebut kali ini," tutur Wang Wentao, manajer proyek opera di Gedung Opera Shaanxi.
Menurut Wang, Gedung Opera Shaanxi dibuka pada 2017 dengan pertunjukan pertama yang diproduksi sendiri, yaitu Turandot. Berbeda dengan beberapa versi Barat yang menekankan eksotisme, produksi ini bertujuan untuk menyoroti budaya Timur.
Tim produksi merancang kostum dan set panggung untuk menonjolkan unsur-unsur budaya China, dengan memasukkan opera tradisional Qinqiang, sebuah genre rakyat yang berasal dari era Dinasti Zhou Barat (1046-771 SM), serta pola-pola hiasan yang khas dari era Dinasti Tang (618-907).

"Setiap produksi merupakan petualangan yang berbeda," tutur Nencini, yang sebelumnya terlibat dalam produksi dua versi lain dari Turandot.
Tahun depan akan menandai peringatan ke-100 debut Turandot. Sebagai salah satu opera yang paling sering dipentaskan di seluruh dunia, daya tarik Turandot yang abadi terletak pada melodinya yang memikat, liriknya yang elegan, pesona orientalnya, perayaan cinta, dan banyak lagi.
"Yang selalu menarik dari mahakarya adalah bahwa Anda benar-benar dapat menyelaminya dan selalu menemukan hal-hal baru, sama seperti sutradara-sutradara dengan latar belakang berbeda-beda yang akan memberikan akhir beragam pada cerita," ujar Nencini. Dia menambahkan bahwa popularitas opera tersebut menunjukkan bagaimana musik dapat melampaui batas budaya dan beresonansi dengan orang-orang dari berbagai era dan negara, di mana generasi muda menemukan cara mereka sendiri untuk menerimanya bersama dengan para penonton yang berusia lebih tua.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































