Aceh Tamiang, Aceh (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkit permasalahan kualitas air yang dialami oleh pengungsi di daerah terdampak banjir bandang Aceh Tamiang, serta memerintahkan Satuan Tugas (Satgas) Kuala TNI untuk membersihkan kuala.
“Air minum mungkin juga di beberapa tempat ada masalah, dan juga pemberhentian sungai,” ujar Tito ketika memberi sambutan dalam acara buka puasa bersama masyarakat Aceh Tamiang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis.
Tito meminta kepada Satuan Tugas (Satgas) Kuala TNI untuk membersihkan kuala atau muara sungai, termasuk membersihkan lumpur-lumpur yang masih menumpuk di kawasan tersebut.
“Satgas Kuala di sini dari TNI, bekerja untuk membersihkan kuala. Sambil itu tentunya lumpur-lumpur yang ada. Kami bergotong-royong,” ucap Tito.
Baca juga: BPBD Aceh Tengah terus berupaya buka akses jalan terdampak bencana
Untuk air minum, Tito secara terpisah menyampaikan itu merupakan tanggung jawab dari pemerintah daerah, wabil khusus bupati.
“Tapi bantuan dari TNI-Polri juga ada, ada sumur bor yang dibuat. Cukup banyak sumur bor, ya. 200 lebih itu dari TNI dan Polri,” kata Tito.
Selain itu, ia juga menyampaikan ada tangki-tangki air yang bisa menjadi alternatif sumber air bagi warga yang membutuhkan air bersih.
“Selain itu, ada kendaraan yang mengolah dari air kotor menjadi air bersih,” ucap Tito.
Diwartakan sebelumnya, Tito Karnavian menggelar buka puasa bersama pengungsi Aceh Tamiang yang telah menempati hunian sementara (huntara) di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh.
Baca juga: TNI siapkan 2.500 porsi makanan untuk bukber di huntara Aceh Tamiang
Tito mengajak masyarakat untuk mensyukuri buka puasa bersama yang digelar hari ini, terlebih pascabencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025.
“Pada bencana yang lalu, salah satu (daerah) yang terdampak berat adalah di Aceh Tamiang ini. Dan kita masih terus bekerja keras untuk memulihkan, bahkan insya Allah akan lebih baik,” kata Tito.
Adapun yang menjadi indikator pemulihan kawasan bagi Tito adalah kondisi jalan, listrik, internet, serta pasar dan toko yang mulai beraktivitas.
“Semua sudah pada kelihatan, tetapi belum selesai. Masih banyak yang ingin kami kerjakan,” ucap Tito.
Adapun dalam buka bersama kali ini disiapkan oleh jajaran TNI dari Kodim 0117/Aceh Tamiang.
Baca juga: Mendagri buka puasa bersama pengungsi Aceh Tamiang
Baca juga: Bazar takjil di Takengon dipenuhi warga penyintas bencana
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.















































