Aceh Tamiang laporkan 98 persen UMKM mulai aktif pascabencana banjir

3 hours ago 2
...Minggu pertama pascabanjir memang tidak ada aktivitas tetapi sampai tiga bulan ini kami lihat sudah mulai aktif hampir 100 persen

Aceh Tamiang, Aceh (ANTARA) - Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Azis melaporkan 98 persen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai aktif pascabencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada November 2025.

“Kami tengok sudah hampir 98 persen aktif menyeluruh, baik itu pajak (pasar) di Kota Kuala Simpang, maupun pajak (pasar) pagi yang berjualan,” ucap Azis ketika ditemui di Kompleks GOR Aceh Tamiang, Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis.

Azis menyampaikan UMKM yang sudah aktif meliputi industri makanan, pedagang hasil laut seperti ikan, dan lain-lainnya. Menurut dia, pemulihan aktivitas UMKM di kawasan Aceh Tamiang tergolong cepat, sebab pada pekan pertama pascabanjir bandang, seluruh UMKM lumpuh.

“Minggu pertama pascabanjir memang tidak ada aktivitas, tetapi sampai tiga bulan ini, kami lihat sudah mulai aktif hampir 100 persen,” kata Azis.

Dalam kesempatan tersebut, Azis juga mengungkapkan tingginya lonjakan jumlah UMKM di kawasan Aceh Tamiang. Pada 2024, Aceh Tamiang mendata terdapat 15.073 UMKM yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Baca juga: Kemen-UMKM siapkan seribu tenda guna dukung UMKM Aceh Tamiang bangkit

Kemudian, pascabanjir, terdata kurang lebih 40 ribu UMKM di kawasan Aceh Tamiang yang terdampak banjir.

“Instruksi Pak Bupati, UMKM harus bangkit dan perekonomian harus jalan,” tutur Azis.

Pemerintahan Aceh Tamiang pun menghadirkan bazaar Ramadhan untuk membangkitkan UMKM yang terdampak bencana banjir bandang.

Azis menyampaikan telah menyiapkan dua titik untuk menggelar bazaar Ramadhan. Selain di Kompleks GOR Aceh Tamiang, ia juga menyiapkan satu titik lagi di Kota Kuala Simpang.

Selain menyediakan ruang untuk berjualan, Diskoperindag juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada pelaku UMKM, mendata pelaku-pelaku UMKM untuk kemudian diberikan bantuan dari kementerian dan lembaga terkait.

“Dalam beberapa hari ke depan, kami juga akan melaksanakan sosialisasi masalah pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada masyarakat, baik pinjaman yang 0 persen, 3 persen, 6 persen, dan seterusnya,” ucap Azis.

Baca juga: Mendagri singgung kualitas air di daerah terdampak banjir

Baca juga: Bazar takjil di Takengon dipenuhi warga penyintas bencana

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |