Kasatgas Tito: Pembersihan lumpur fokus di permukiman warga

4 hours ago 2

Aceh Tamiang, Aceh (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera menyampaikan pembersihan lumpur yang dilakukan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) fokus di permukiman warga.

"Saya juga sudah berapa kali ke sini, dari pertama itu benar-benar lumpur penuh semua. Jadi, memang untuk menghidupkan kota ini, kita harus melakukan pembersihan lumpur, yang paling utama sekali," ujar Tito di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis.

Pengerahan ini dilakukan setelah para praja pada gelombang sebelumnya membersihkan lumpur di kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Tamiang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kabupaten Tamiang merupakan salah satu daerah yang terdampak banjir cukup parah.

Bahkan, aktivitas pemerintahan di daerah tersebut sempat terhenti karena kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang dipenuhi lumpur.

Kondisi itulah yang menggerakkan Tito untuk mengerahkan para praja IPDN ikut membantu membersihkan agar pelayanan publik kembali aktif.

Tito mengatakan masyarakat perlu dibantu termasuk dalam membersihkan sisa lumpur akibat banjir.

Berkat upaya yang dilakukan oleh praja IPDN dan pihak terkait lainnya, kini beberapa dusun yang semula dipenuhi lumpur mulai bersih.

"Prinsip kita ingin agar Tamiang ini, pusat pemerintahan di kawasan Tamiang ini, betul-betul bisa bersih. Dan, semuanya bisa normal kembali," ujarnya.

Tito mengaku puas terhadap kinerja para praja baik yang dikirimkan pada gelombang pertama maupun kedua.

Pasalnya, upaya yang dilakukan telah berhasil membersihkan lumpur di lokasi terdampak.

"Saya pribadi puas, kenapa? Karena pada waktu saya datang pertama dan kedua kali, kantor bupati semuanya (dipenuhi) lumpur tidak bisa bekerja sama sekali," ujarnya.

Dalam peninjauan itu, Tito juga sempat berkomunikasi dengan para praja IPDN dan masyarakat setempat.

Ia juga menyerap aspirasi masyarakat setempat terkait dengan fasilitas yang perlu diperhatikan seperti ketersediaan air bersih.

Baca juga: Mendagri buka puasa bersama pengungsi Aceh Tamiang

Baca juga: TNI siapkan 2.500 porsi makanan untuk bukber di huntara Aceh Tamiang

Baca juga: Mendagri: Presiden mobilisasi personel renovasi rumah korban bencana

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |