Menbud dorong situs megalitik Watunonju Sigi jadi museum terbuka

1 month ago 17

Sigi (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendorong terbentuknya museum terbuka di situs megalitik Watunonju, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Memang seharusnya ada satu museum yang representatif yang menggambarkan kekayaan budaya Sulawesi Tengah walaupun museum tidak harus dibatasi tembok, " kata Fadli Zon saat ditemui awak media di Kabupaten Sigi, Selasa.

Ia mengemukakan museum itu bisa berbentuk open air museum atau Museum Terbuka.

"Tentunya situs megalitik di Watunonju ini bisa menjadi museum terbuka termasuk situs Pokekea dan Behoa Poso, hanya memang perlu adanya perbaikan tata kelola informasi yang lebih informatif bagi masyarakat," ucapnya.

Ia menuturkan pihaknya sudah meresmikan storage, laboratorium, dan pusat informasi kawasan megalitik Lore Lindu di Desa Watunonju, Kabupaten Sigi.

"Hari ini kita meresmikan laboratorium dan pusat informasi kawasan megalitik Watunonju di Kabupaten Sigi, harapannya ke depan ini bisa menjadi wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata religi yang bisa menumbuhkan ekonomi budaya bagi masyarakat sekitar khususnya Sulawesi Tengah," sebutnya.

Fadli Zon menyebutkan jumlah situs megalitik di Watunonju sebanyak 15 lumpang.

"Harapannya ini menjadi gerbang informasi bagi kawasan megalitik Lore Lindu dan disini juga merupakan tempat situs Watunonju yaitu lumpang-lumpang, ke depan cagar budaya nasional semakin banyak yang kita tetapkan dari Sulawesi Tengah," kata dia.

Ia mengajak pemerintah provinsi dan pemerintah daerah untuk mendukung serta memajukan kebudayaan Nasional di Indonesia khususnya Sulawesi Tengah.

"Lore Lindu ini kawasan cagar budaya yang luar biasa dan merupakan cagar budaya dunia yang usianya sudah ribuan tahun maka ini harus diungkap dan dipromosikan ke dunia," ujarnya.

Baca juga: Menbud dorong pelindungan situs megalitik di kawasan Lore Lindu

Baca juga: Fadli Zon tekankan pentingnya konservasi Situs Gua Mananga Marapu

Baca juga: Kemenbud siapkan skema pendanaan perkuat pemajuan kebudayaan di daerah

Pewarta: Moh Salam
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |