Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pembangunan budaya inovasi merupakan upaya penting untuk meningkatkan kualitas ketenagakerjaan kepada masyarakat dan menciptakan organisasi yang adaptif.
“Budaya inovasi ini menjadi sebuah keniscayaan karena yang kita lakukan saat ini, layanan-layanan kita itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki harapan yang tinggi kepada kita,” kata Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Menurut Yassierli, inovasi merupakan salah satu wujud konkret dari semangat yang diusung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Budaya tersebut ia sebut penting karena layanan ketenagakerjaan yang diberikan pemerintah berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki harapan tinggi terhadap kualitas pelayanan.
Yassierli mengatakan, ruang untuk melakukan perbaikan dalam organisasi selalu terbuka. “Oleh karena itu, setiap insan Kemnaker perlu membangun cara berpikir bahwa selalu ada kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Yassierli, semangat tersebut perlu menjadi bagian dari budaya kerja seluruh jajaran Kemnaker. Inovasi yang dihasilkan pun bukan hanya ditujukan untuk memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga harus memberikan dampak yang lebih baik bagi masyarakat.
Ia menambahkan, semangat inovasi tersebut sejalan dengan nilai One Kemnaker, yaitu membangun semangat sebagai satu kementerian dengan satu tujuan dan satu kontribusi.
“Karena itu, inovasi yang dikembangkan setiap unit kerja perlu dilihat sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kinerja Kemnaker,” kata dia.
Menaker Yassierli menegaskan, menghasilkan inovasi merupakan satu hal, sedangkan memastikan inovasi tersebut dapat diterapkan secara nyata merupakan tantangan berikutnya. Sehingga, ia menilai diperlukan manajemen perubahan agar gagasan yang dihasilkan dapat diterima, diterapkan, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Yang menjadi tantangan setelah inovasi adalah melaksanakannya. Bagaimana change management, bagaimana inovasi dan perubahan itu kita bawa, kemudian diterima dan bisa terlaksana,” ujar dia.
Baca juga: Menaker: Transformasi Balai K3 garda terdepan cegah kecelakaan kerja
Baca juga: Menaker: Penguatan kompetensi penting guna jawab kebutuhan dunia kerja
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































