Menag "bapak angkat"  mahasiswa terdampak bencana di Aceh

1 month ago 36
Kami akan terus memberikan dukungan moral, material termasuk keringanan uang kuliah

Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan dirinya bukan hanya sebagai pejabat tetapi juga sebagai "bapak angkat" untuk mahasiswa yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di sumatera dan Aceh khususnya.

"Anak-anak ku mahasiswa UIN Ar Raniry dan perguruan tinggi yang ada di bawah Kemenag jangan pernah bersedih, karena saya dan Kemenag berada di samping kalian dalam melewati ujian ini," kata Nasaruddin di UIN Ar Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela menyerahkan bantuan tanggap darurat Bangkit dan Pulih Kembali bersama Menteri Agama untuk mahasiswa terdampak bencana di Aceh dengan total Rp2,3 miliar.

Ia menjelaskan, dalam kondisi saat ini dirinya dan seluruh segenap Kementerian Agama akan mengerahkan sumber daya guna memastikan mahasiswa terdampak bencana akan tetap bisa melanjutkan studi.

Baca juga: Tekankan kerukunan, Kemenag RI mediasi polemik rumah doa di Bekasi

"Kami pastikan kembali mahasiswa yang terdampak bencana tidak akan sendiri. Kami akan terus memberikan dukungan moral, material termasuk keringanan uang kuliah," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa terdampak di Aceh untuk tidak perlu khawatir karena Kemenag akan terus berusaha memberikan bantuan maksimal kepada mereka terdampak.

"Musibah adalah ujian yang menaikkan derajat. Semakin berat ujian, semakin tinggi martabat yang akan dicapai," katanya.

Menag juga mengatakan dirinya juga telah menjumpai sejumlah gubernur tempat di mana banyak mahasiswa Aceh melanjutkan studi dan diantara mereka yang ikut terdampak.

Baca juga: Kemenag serahkan bantuan Rp37,95 miliar bagi penyintas bencana di Aceh

"Alhamdulillah dari pertemuan dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur memberikan perhatian besar untuk mahasiswa Aceh terdampak dan mereka ikut mendapatkan keringanan uang kuliah. Ada juga warung makan di sana menggratiskan makan untuk mahasiswa Aceh terdampak bencana," katanya.

Bantuan untuk mahasiswa terdampak tersebut disalurkan kepada 11.772 mahasiswa yang tersebar di lima PTKIN dan delapan PTKIS Provinsi Aceh.

Adapun masing-masing penerima bantuan per mahasiswa Rp200 ribu itu yakni UIN Ar Raniry 4.119 Mahasiswa, UIN Sumatera Utara 1417 Mahasiswa, UIN SUNA 1.134 Mahasiswa, IAIN Langsa 2.013 Mahasiswa, IAIN Takengon 378 Mahasiswa, STAIN Tgk Chiek Dirundeng 71 Mahasiswa dan PTKIS dengan Jumlah 2.640 Mahasiswa.

Rektor UIN Ar Raniry Prof Mujiburrahman mengatakan pihaknya juga memberikan dukungan penuh terhadap mahasiswa terdampak di perguruan tinggi itu.

Baca juga: Menag salurkan bantuan kemanusiaan hingga daging Dam di Aceh

"Kami bergerak secepat mungkin dengan mendirikan posko mendata mahasiswa terdampak. Prioritas kami adalah memastikan mahasiswa yang terdampak banjir tidak menghadapi beban tambahan. Penyaluran bantuan akan terus kami percepat dan perluas,” kata Rektor.

Baca juga: Penguatan literasi Al Quran masih jadi tantangan pendidikan keagamaan

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |