Masalah-masalah kesehatan yang perlu diwaspadai oleh jemaah haji

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Andi Kurniawan Sp.KO menyampaikan bahwa aktivitas fisik yang berat dan kondisi lingkungan yang ekstrem selama menunaikan ibadah haji bisa memicu masalah kesehatan pada anggota jemaah haji.

"Penyakit yang sering muncul atau kambuh meliputi diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung koroner," kata lulusan Universitas Indonesia itu kepada ANTARA pada Kamis.

Ia menyampaikan bahwa kondisi hipoglikemia atau hiperglikemia bisa terjadi pada saat aktivitas meningkat drastis.

Hipoglikemia adalah kondisi saat glukosa dalam tubuh turun di bawah batas normal, di bawah 70 mg/dL. Kondisi ini sering dialami oleh penderita diabetes, tetapi dapat pula terjadi pada orang tanpa riwayat diabetes.

Sedangkan hiperglikemia adalah kondisi yang terjadi ketika kadar glukosa darah sangat tinggi, lebih dari 300 mg/dl.

Dokter Andi menyampaikan bahwa stres dan pola makan yang tidak terkontrol bisa memicu hiperglikemia.

Selain itu, menurut dia, tekanan darah bisa meningkat akibat kelelahan fisik, dehidrasi, dan stres akibat paparan panas.

"Aktivitas fisik yang mendadak berat pada jamaah dengan faktor risiko metabolik juga dapat memicu serangan jantung akut," ia menambahkan.

Dokter Andi menyarankan orang yang hendak menunaikan ibadah menjalani pemeriksaan kesehatan serta melakukan latihan fisik untuk meningkatkan ketahanan.

Anggota jamaah haji yang memiliki komorbiditas disarankan menyiapkan bekal obat-obatan serta rutin minum obat sesuai anjuran dokter.

Dokter Andi menyarankan mereka yang punya penyakit penyerta dan harus minum obat secara teratur menyiapkan persediaan obat untuk minimal 1,5 kali durasi perjalanan di tas yang mudah dijangkau.

Baca juga: Hal-hal yang perlu disiapkan oleh calon haji dengan komorbiditas

Baca juga: Rekomendasi latihan ketahanan fisik bagi orang yang hendak berhaji

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |